IOI Masih Menunggu Izin

 231 total views,  6 views today

jakabaring

Ilst. GSJ Palembang

 

Palembang KS-Terkait dengan penerimaan mahasiswa dan mahasiswi  Institut Olahraga Indonesia (IOI) mendatang saat ini masing tinggal menunggu izin dari Diknas. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo F Hardjo.

Menurutnya, untuk penerimaan mahasiswa/i IOI mendatang, itu pada prinsipnya sudah siap. “Kapanpun ada yang mendaftar untuk menjadi mahasiswa-mahasiswi kita siap,” bebernya.

Tapi, sejauh ini pihaknya belum menerima mereka karena masih ada beberapa kendala. Seperti, belum selesainya masalah pembebasan lahan untuk dijadikan lokasi IOI nanti.

“Nah, jika masalah pembebasan lahan IOI sudah selesai, maka baru akan kita terima,” tandasnya seraya menjelaskan apabila semuanya sudah clear.

Disinggung, berapa jumlah mahasiswa dan mahasiswa yang bakal diterima di IOI. Pihaknya akan menyesuaikan dengan kapasitas yang ada, apalagi tenaga peñgajarnya profesional dari UI, UNS, dan UNJ.

Sebelumnya  Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)  Sumsel, H Syaidina Ali mengatakan, Pembangunan Institut IOI terkendala sertifikat lahan karena lahan seluas 26 hektare yang diperuntukkan untuk IOI belum memiliki sertifikat. “Secara keseluruhan persiapan yang dilakukan untuk pembangunan IOI sudah selesai. Kami hanya menunggu proses penyelesaian sertifikat. Sertifikat itu penting agar ke depan takkan ada lagi permasalahan,” katanya singkat.

Kabid Tata Bangunan dan Perumahan Dinas PU Cipta Karya, KM Aminuddin mengatakan, lokasi bangunan IOI berada di arah utara Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Wisma Atlet, dan Gedung Sport Science Center. “Nanti dikelilingi sungai-sungai kanal dan lahannya masih kosong yang dimiliki Pemprov Sumsel,” katanya.

Berdasarkan master plan, terdapat tujuh rencana tapak yang akan dibangun yakni, kelompok pelayanan umum yang terdiri dari ruang penerima, parkir, layanan umum kantor pos, bank, koperasi, masjid kampus, poliklinik umum, refleksi, dan sport massage. Kelompok pelayanan pusat terdiri dari, unit pusat layanan administrasi, LPM, dan gedung pertemuan/ auditorium/sportorium. Kelompok Pelayanan Instruksional dan Praktik yang terdiri dari tempat perkuliahan (kuliah terintegrasi), laboratorium, dan continuing education center (CEC). Kelompok kegiatan kemahasiswaan terdapat pusat kegiatan mahasiswa (BEM beserta unit kegiatan mahasiswa), layanan mahasiswa (kantin, fotokopi, stationery), dan student lounge. “Ada juga kelompok administrasi fakultas dan jurusan/ program studi yang terdiri dari fakultas dan jurusan, kelompok penunjang dan keteknikan yang terdapat bengkel dan pemeliharaan rumah jaga, power house/genset, rumah pompa dan water treatment,” pungkasnya.

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster