Proyek Pipa PDAM Perkantoran Dikebut

 306 total views,  2 views today

PDAM

Foto : Antaranews.com

INDERALAYA|KS-Proyek pemasangan pipa milik Perusahaan Dagang Air Minum (PDAM), Tirta Ogan untuk memenuhi kebutuhan air bersih pada proyek perkantoran terpadu Pemkab Ogan Ilir (OI) di Desa Tanjung Senai Kecamatan Inderalaya terus dikebut.

Ditargetkan tahun 2013 harus selesai. Namun, ada permasalahan yang terjadi yakniaadanya sebuah proyek pembangunan jembatan yang belum selesai, sehingga menghambat proyek pemasangan pipa menuju perkantoran terpadu.

Direktur PDAM Tirta Ogan Zulkarnain, Rabu (18/9), mengatakan, proyek pemasangan pipa milik PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih pada seluruh perkantoran terpadu harus tuntas tahun ini juga.

“Sayangnya ada kendala yakni adanya sebuah jembatan yang tengah dikerjakan  oleh pihak PU BM, sehingga pemasangan pipa tertunda sebelum jembatan itu selesai,’’ ungkapnya.

Menurut Zulkarnain, pemasangan pipa tengah dikerjakan saat ini panjangnya mencapai 7 km dari titik pengolahan air  di Desa Tanjung Seteko hingga ke kawasan Perkantoran Terpadu. Selain dibangun pipa, di kawasan tersebut juga di buat dua buah bak penampungan air masing-masing di perkantoran dan RSUD yang satu lokasi dengan perkantoran.

’’Akan dibuat dua bak penampungan air. Saya kurang tahu persis berapa daya tampung kedua bak penampung tersebut, pihak PU CK yang mengetahuinya. Namun untuk  kapasitas debit air sendiri mencapai 20 liter perdektik. Pipa yang dibangun ini khusus untuk perkantoran terpadu,  dan tidak mengganggu pelanggan PDAM di Inderalaya yang saat ini berjumlah 1100,” tuturnya.

Ia menambahkan, jika pemasangan tersebut selesai, air bersih yang mengalir ke perkantoran terpadu, belum bisa dijamin air bersih jika mengalir 24 jam.

“Kalau melihat dari kapasitas  debit air yang hanya 20 liter perdektik, tidak akan mungkin bisa 24 jam, namun dengan adanya bak penampungan yang dibuat dengan kapasitas besar, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan air bersih pada saat jam kerja berlangsung,’’ ungkapnya..

Sementara, Plt Kepala Dinas PU CK Asmiran mengatakan, dua buah bak penampungan yang dibangun di Perkantoran terpadu dan RSUD tersebut masing-masing berkapasitas 100 Kubik  dan 50 kubik  ,

’’Untuk 100 kubik pada perkantoran terpadu dan 50 kubik satunya  khusus untuk RSUD,’’ ujar Asmiran.

Terpisah, Kadinas PU BM H Muhsin terkait soal jembatan yang sempat menghambat pipanisasi mengatakan, pihaknya juga akan terus melakukan penyelesaian jembatan tersebut.

’’Penyelesaian proyek jembatan terus kita kebut, bersamaan dengan pengerasan cor beton pada jalan yang akan dilalui menuju perkantoran terpadu,’’ singkatnya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster