Penjualan Mobil Bukan LCGC di Prediksi Menurun

 182 total views,  2 views today

mobil-murah]

PALEMBANG KS-Kehadiran mobil murah dan ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) menimbulkan kekhawatiran akan menambah kemacetan parah di kota-kota besar termasuk di Kota Palembang. Konon pemerintah mengeluarkan Program LCGC ini demi terciptanya konsep green vehicle (kendaraan ramah lingkungan).

Menurut Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Bambang Susantono seperti dikutip dari detik finance mengatakan, hadirnya kendaraan ini akan mendorong tumbuhnya suatu tren kendaraan ramah lingkungan. Harapan pemerintah agar terwujudnya pertumbuhan mobil ramah lingkungan dibanding mobil yang dinilai memiliki emisi gas buang yang sangat tinggi.

“Low cost green car ini akan mengganti kendaraan yang ada dan tidak ramah lingkungan. Harapan kita ini, karena kita akan menuju ke green transportation-nya, green public transport, dan green vehicle,” ujarnya.

Disisi lain, kehadiran mobil murah ini membuat para pengusaha mobil khususnya yang bukan mobil LCGC bimbang dengan dikeluarkannya kebijakan pemerintah tentang mobil LCGC ini pasalnya, kehadiran mobil murah ini diyakini akan membunuh penjualan mobil yang bukan kelas LCGC.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Mobil  Sumatera Selatan (APMSS), Hermansyah. Menurutnya, bukan hanya penjualan mobil yang bukan LCGC tapi juga berpengaruh terhadap penjualan sepeda motor.

Herman merincikan,  Daya beli pemakai sepeda motor di kisaran Rp 15 juta (secara umum), sementara mobil murah diperkirakan bisa empat kali lipat dari harga motor. “ Saya rasa pengaruh terhadap penjualan motor sebesar 25 persen, sedangkan untuk mobil yang bukan kelas LCGC 40 persen  ” ungkapnya.

Hermansyah mengungkapkan, tidak ada pembatasan unit kota-kota diluar Jakarta termasuk Palembang. “Uang muka juga jadi masalah, uang muka yang murah untuk produk LCGC, mempengaruhi market sher dari penjualan motor dan mobil yang bukan kelas LCGC ,” ungkapnya seraya mengatakan, budget pembelian kendaraan roda empat (LCGC)  masih  sebanding dengan harga kendaraan roda dua secara umum.

Akan Ada Grafik Kejut

// Rebut Segmen Kelas Bawah

Herman mengatakan, akan ada grafik kejut terhadap penjualan LCGC. “Kita tunggu saja dalam waktu dekat akan ada grafik kejut terhadap penjualan mobil LCGC, dan itu akan berpengaruh terhadap penjualan motor dan mobil,” tuturnya.

Menurutnya, Konsumen mobil di Indonesia bakal segera akrab dengan terminologi LCGC, kependekan dari low cost green car alias mobil murah yang ramah lingkungan. Melalui skema yang dirancang pemerintah, produk jenis ini bakal merebut segmen konsumen kelas bawah lantaran dijual dengan harga tak sampai Rp 100 juta.

Hermansyah merincikan, Selain harga yang murah, ciri lain mobil LCGC adalah bahan bakar yang irit. Dalam peraturan yang diterbitkan pemerintah pertengahan 2013 disebutkan syarat LCGC adalah rasio konsumsi bahan bakar yang tidak kurang dari 1:20. Menilik karakter ini, bisa dipastikan mobil ini mengusung mesin dan bodi kecil dengan fitur yang minimalis.

Masih menurut Herman, Untuk sekarang penjualan mobil murah ini masih belum terasa karena masih dalam sistem Inden,  namun dalam proses inden ini juga terdapat masalah, di karenakan jumlah alokasi  yang diberikan tidak seimbang dengan inden yang telah menunggu.

Mobil Murah Jadi Rebutan

Seakan jadi rebutan ratusan konsumen sudah melakukan inden mobil murah. Berdasarkan data yang didapat, sejak diluncurkannya mobil LCGC ini beberapa waktu lalu khususnya diler resmi yang ada di Kota Palembang sudah banjir pesanan bahkan pihak PT Astra International, Tbk-Daihatsu Palembang mengklaim sejak diluncurkannya mobil murah Ayla sudah ada 400 konsumen di Palembang yang inden.

Namun, karena belum jelasnya aturan pemerintah tentang mobil LCGC ini membuat para calon konsumen beralih ke produk lain hingga saat ini hanya tersisa 75 inden akan tetapi pihak daihatsu meyakini dengan telah dikeluarkannya aturan pemerintah tentang mobil LCGC ini para konsumen akan kembali melirik mobil murah ini seperti pada saat peluncurannya.

saat ini mobil Ayla  masih dalam proses pengiriman, mobil tersebut  akan langsung di kirimkan ke diler-diler cabang seluruh Indonesia termasuk Palembang. “Sehingga dapat dipastikan bulan ini Daihatsu Ayla bisa didistribusikan ke konsumen yang sudah melakukan pesanan,” ungkap Fanfan Fadilah, Branch Manager PT Astra International, Tbk-Daihatsu Palembang.

Berbeda dengan Daihatsu, produk terbaru Toyata Agya setidaknya sudah mencatatkan inden sebanyak 200 unit. Demikian diungkapkan Hadi Maryanto. Branch Manager Tunas Auto Graha (TAG), authorized Toyota diler Sumsel. Menurutnya, saat ini pihaknya sedang menunggu kiriman unit dari pabrikan.”Untuk tahap awal ini pihak kami medapat jatah suplay Agya sebanyak 30 unit,” ujarnya.

Dengan bayaknya peminat  membuat jumlah unit yang dikirim tersebut tidak seimbang dengan permintaan. Pasalnya saat ini jumlah konsumen yang telah indent mencapai 200 unit. Oleh karena itu, pihaknya akan mendistribusikan mobil murah tersebut kepada yang lebih dulu indent. “Karena jumlahnya terbatas, jadi kami akan kirim yang telah indent lebih lama,” ungkapnya.

 

Berikut sedikit bocoran mobil LCGC yang akan dikeluarkan oleh pabrikan otomotif.

1. Toyota Agya

Tipe city car
Produsen PT Astra Daihatsu Motor
Kapasitas mesin 1000 cc 3 silinder
Performa daya 46 tenaga kuda pada 6.000 rotasi per menit (rpm), torsi 86 Newton meter pada putaran 3.600 rpm.
Perkiraan harga Rp 80 – 120 juta

2. Daihatsu Ayla

Tipe city car
Produsen PT Astra Daihatsu Motor
Kapasitas mesin 1000 cc 3 silinder
Performa daya 46 tenaga kuda pada 6.000 rotasi per menit (rpm), torsi 86 Newton meter pada putaran 3.600 rpm.
Perkiraan harga Rp 80 – 100 juta

3. Suzuki Alto-800

Tipe city car
Produsen Maruti Suzuki India
Kapasitas mesin 800 cc, 3 silinder
Performa daya 48 tenaga kuda, torsi 69 Newton meter.
Perkiraan harga Rp 50 – 70 juta

4. Suzuki Wagon-R

Tipe city car
Produsen Maruti Suzuki India
Kapasitas mesin 1.000 cc, 3 silinder
Performa daya 68 tenaga kuda, torsi 90 Newton meter.
Perkiraan harga Rp 80 juta

5. Tata Nano

Tipe city car
Produsen Tata Motors India
Kapasitas mesin 600 cc, 2 silinder
Performa daya 38 tenaga kuda, torsi 48 Newton meter.
Perkiraan harga Rp 60 juta

6. Datsun GO/K2

Tipe city car
Produsen Nissan Motor Company
Kapasitas mesin 1.200 cc 3 silinder
Performa daya 68 tenaga kuda, torsi 104 Newton meter.
Perkiraan harga Rp 80-100 juta

7. Mitsubishi Mirage

Tipe sedan hatchback
Produsen Mitsubishi Motors
Kapasitas mesin 1.200 cc 3 silinder
Performa daya 77 tenaga kuda, torsi 100 Newton meter.
Perkiraan harga Rp 80-100 juta

TEKS : JADID ULUL ALBAB

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster