JCH Kloter Pertama Diberangkatkan

 232 total views,  2 views today

Jemaah Calon Haji (CJH) kloter pertama embarkasi Palembang, kemarin mulai diberangkatkan ke tanah suci, Mekkah

Jemaah Calon Haji (CJH) kloter pertama embarkasi Palembang, kemarin mulai diberangkatkan ke tanah suci, Mekkah

PALEMBANG, KS-Kemarin (18/9), jemaah calon haji (JCH) kelompok terbang (kloter) pertama Palembang, mulai diberangkatkan ke tanah suci, Mekkah dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Palembang.

Dalam kloter pertama ini, terdapat 359 JCH yang berasal dari Lubuklinggau, Empat Lawang, dan Palembang. Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jamaah kloter pertama ini, lepas landas meninggalkan Bandara SMB II menuju Jeddah pukul 15.47 WIB atau lebih cepat 23 menit dari jadwal semula.

Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang, H Saefudin menjelaskan, JCH kloter pertama itu sebelumnya dilepas oleh Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin di gedung serba guna Asrama Haji, Palembang.

“Setelah itu sekitar pukul 13.30 WIB, mereka langsung dibawa dengan bus Damri menuju Bandara SMB II Palembang. Alhamdulillah pemberangkatan kloter pertama ini, berjalan tanpa hambatan,” kata Saefudin, seperti di kutip sumsel.kemenag.go.id

Dia menjelaskan, dalam kloter pertama tersebut terdapat 155 jamaah yang masuk kategori tinggi (Risti) sakit dan 128 jamaah kategori Risti usia. Selain itu, ada juga dua jamah yang harus dibawa menggunakan kursi roda karena uzur, yaitu Sopiah (83 tahun) dan Rohijah (81), keduanya asal Palembang.

Sementara jamaah termuda di kloter I lanjut Saefudin, tercatat atas nama Kevin Naradian Yulizar (18), dan jamaah tertua tercatat atas nama Siti Mariam Salim Said dengan usia 92 tahun. “Di Tanah Suci nanti, jamaah Kloter 1 akan menempati wilayah Jumaizah dengan nomor rumah 314 dan Maktab 16,” tuturnya.

Pemeriksaan Ketat

Sementara itu, sebelum menaiki tangga pesawat yang mengantarkan mereka ke tanah suci Mekkah, ratusan jemaah ini barang bawaanya diperiksa ketat. Pantauan Kabar Sumatera, geal dan alat cukur mereka pun ikut diperiksa.

Hal itu menurut Kasubag Tata Usaha  Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sekaligus  Manager Resperentatif  Keberangkaan JCH embarkasi Palembang, Amelia, dilakukan guna menghindari hal yang tidak diinginkan.

Pemeriksaan sendiri jelasnya, dilakukan petugas dari KKP bekerjsama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel dan Kota Palembang. “Ini kita lakukan, agar penyakit yang ada di Indonesia tidak menyebar ke negara lain begitupun sebaliknya,” ucapnya.

 

Pengetatan pemeriksaan ini sebutnya, juga dilakuan karena di negara Timur Tengah saat ini tengah merebak penyakit middle east respiratory syndrome corona virus berbentuk  corona yang umumnya  menyerang saluran nafas dan belum ada pencegahan atau vaksinnya.

Dimana, virus penyakit tersebut sudah menyebabkan angka kematian mencapai 50 persen penderitanya, karena virus ini belum ada vaksinnya. “Untuk mencegah penyakit ini, harus menjaga kesehatan dan ketahanan daya  tubuh kita, ” ucapnya seraya menghimbau kepada semua jemaah asal Sumsel tetap menjaga kesehatannya selama berada di tanah suci.

Teks     : Alam Trie Putra
Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster