Fly Over Jakabaring Bakal Molor

 632 total views,  2 views today

Terancam Molor -Tampak kepadatan kendaraan ketika melintas di sekitar proyek pembangunan flyover, beberapa waktu lalu.Kurangnya anggaran membuat pembangunan ini terancam molor dari target.| Foto : Bagus Kurniawan

Terancam Molor -Tampak kepadatan kendaraan ketika melintas di sekitar proyek pembangunan flyover, beberapa waktu lalu.Kurangnya anggaran membuat pembangunan ini terancam molor dari target.| Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG, KS -Sejak Mei lalu, pembangunan fly over (jembatan layang) Simpang Jakabaring sudah mulai dikerjakan. Fly over yang pembangunannya dibiayai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumsel sebesar Rp 90 miliar itu, ditargetkan selesai akhir tahun ini.

Namun, DPRD Sumsel pesimis, target itu bisa dipenuhi. Sebab kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, Zainuddin, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BM) mengaku dana yang dianggarkan untuk pembangunan fly over tersebut masih kurang.

“Dinas PU BM Sumsel saat rapat dengan kita, menargetkan fly over tersebut selesai dibangun dalam waktu satu tahun atau akhir 2013. Namun mereka mengaku, dana yang dianggarkan untuk fly over masih kurang. Dengan kekurangan dana itu, kita pesimis fly over Simpang Jakabaring bisa selesai tahun ini,” kata Zainuddin ketika dibincangi di ruang kerjanya, Selasa (17/9).

Politisi Partai Demokrat ini menyebut, dengan kekurangan dana tersebut maka diprakirakan pembangunan fly over baru bisa diselesaikan pada 2014 mendatang.  Prakiraan itu sebutnya, juga didukung dengan progress report pembangunannya yang baru memulai pembuatan tiang pancang.

Dengan kondisi itu menurutnya, tidak mungkin kontraktor yang mengerjakan pembangunan fly over ini bisa mengejar sisa waktu yang tinggal tiga bulan lagi untuk menyelesaikan semua tiang pancang.  “Kekurangan dananya juga, belum dianggarkan di APBD Perubahan Sumsel 2013. Kemungkinan kekurangan dana ini, baru akan dianggarkan di APBD Sumsel 2014,” ujarnya.

Selain persoalan itu, kendala lain menyebabkan lambatnya pengerjaan fly over Simpang Jakabaring menurutnya karena pembebasan lahan yang belum selesai 100 persen. Namun persoalan itu, sudah diserahkan ke Pemerintah Kota (pemkot) Palembang untuk menyelesaikannya.

Kondisi ini juga diperparah dengan dihentikannya sementara pembangunan fly over tersebut, karena pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG), 22 September – 1 Oktober. Kepala Dinas PU BM Sumsel, Rizal Abdullah menyebut, penghentian sementara tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kemacetan di kawasan tersebut.

Jika terjadi kemacetan, diperkirakan mengganggu kenyamanan peserta, ofisial, tamu, hingga masyarakat yang hendak menuju Jakabaring Sport City (JSC). “Penghentian sementara akan kita lakukan mulai 22 September hingga 1 Oktober atau sepanjang pelaksanaan ISG. Kita tidak inginkan pekerjaan di sana nantinya menimbulkan kemacetan yang akhirnya mengganggu pelaksanaan kegiatan ISG,” ungkapnya saat itu.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster