Bibitkan Sejuta Pohon dan Bunga

 244 total views,  2 views today

energytopday

Ilst. Energytoday.com

PALEMBANG, KS-Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Kota Palembang, akan membibitkan sekitar sejuta pohon buah dan bunga khas Sumsel, yang saat ini mulai langka. Di antaranya, Tembesu, Bunga Cempako Telok, Srikaya, Bintaro, Keranji, Kelampaian, dan Salam.

Kepala DP2K Kota Palembang, Harrey Hadi mengatakan, saat ini pihaknya sudah mulai mempersiapkan pembibitan tanaman langka tersebut. Nantinya, tanaman ini akan ditanam di areal khusus, sehingga dapat menjadi salah satu ruang terbuka hijau.

“Lahannya masih akan kita tentukan di mana lokasinya, begitu juga luas lahannya. Dengan adanya pembibitan ini, kami harapkan tanaman khas Sumsel ini, tidak punah. Nanti  juga akan ditanami sebagai pohon penghijauan di jalan-jalan,” kata Harrey saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/9).

Menurut Harrey, bibit-bibit pohon ini nantinya juga akan diberikan sebagai stimulan ke semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Diharapkan, kegiatan ini akan diteruskan oleh semua SKPD di lingkungan Pemerintah Kota (pemkot) Palembang, dan akan ditularkan ke masyarakat di sekitarnya.

Di tempat terpisah, Wali Kota Palembang, H Romi Herton mendukung rencana DP2K yang akan membuka ruang terbuka hijau, untuk tempat pembibitan sejuta pohon dan bunga langka khas Sumsel ini.

“Saya akan memulai gebrakan dengan menanam sejuta pohon. Bayangkan saja, jika pohon tembesu dapat dibibitkan dengan satu batang saja bisa menghasilkan dua kubik, bagaimana kalau satu juta bibit yang kita tanam,” ungkap Romi.

Romi mengatakan, Bunga Cempako Telok adalah salah satu bunga khas Sumsel, yang patut dilestarikan. Selain memiliki bentuk yang indah, bunga ini juga memiliki bau yang harum. “Kalau satu rumah ada satu bunga, maka tidak hanya indah tetapi akan semakin menghijaukan Kota Palembang. Kita akan mulai menciptakan ruang terbuka hijau yang sekarang masih minim,” ujarnya.

Selain itu sebut Romi, bunga serta pohon yang direncakan akan dibibitkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sebab bibit tersebut bisa dijual sehingga bisa menambah PAD Kota Palembang.

Pembibitan ini juga urai Romi, bisa mendukung bagi Palembang untuk mempertahankan Piala Adipura yang telah tujuh kali berturut-turut direbut kota empek-empek ini. “Salah satu penilaian dalam Adipura, adalah ruang terbuka hijau. Karena, pembibitan itu bisa mendukung Palembang untuk merebut kembali Piala Adipura sebab akan membuka ruang terbuka hijau,” tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster