KPS Didesain Ulang

 234 total views,  2 views today

Kartu Palembang Sehat (KPS)

Kartu Palembang Sehat (KPS)

PALEMBANG, KS-Kartu Palembang Sehat (KPS) yang diluncurkan April lalu,  akan mengalami perubahan desain. Karenanya, KPS yang telah diterima oleh warga akan ditarik untuk kemudian diganti dengan KPS berdesain baru.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, Anton Suwindro mengatakan, penarikkan ini tidak akan dilakukan secara serentak namun ditarik bertahap. Penarikan itu juga, baru dilakukan jika KPUS baru telah dilakukan.

“Rencananya, KPS yang baru akan di luncurkan pada 12 November nanti atau bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan. Setelah itu, barulah KPS lama yang sudah ditangan masyarakat akan kita tarik,” jelas Anton ketika dibincangi, Senin (16/9) di ruang kerjanya.

Anton menerangkan, pada KPS yang baru tersebut ada logo yang akan diubah dengan salah satu bangunan ikon Kota Palembang yakni antara kantor PDAM Tirta Musi atau kantor Wali Kota Palembang.

Selain itu, pada KPS yang lama ada foto Wali Kota Palembang sebelumnya, Eddy Santana Putra. Pada KPS yang baru, tidak ada foto wali kota saat ini, Romi Herton namun hanya mencantumkan tandatangannya saja.

Anton menyebut, jumlah KPS yang telah terdistribusi sampai saat ini sebanyak 52 ribu kartu. “Untuk sementara, pendistribusian KPS akan dihentikan hingga menunggu peluncuran kartu baru. Setelah itu, baru di distribusikan kembali,” ucapnya.

Walaupun nantinya, ada perubahan pada gambarnya dan peluncuran KPS lagi, anton meyakini untuk penggunaannya tidak akan berubah. “Masyarakat tetap bisa menggunakan KPS tersebut untuk berobat, sesuai dengan prosedur yang telah ada,”tukasnya.

Sebagai informasi, pada 4 April lalu KPS pertama kali di launching oleh Wali Kota Palembang saat itu, Eddy Santana Putra. Eddy saat itu menyebut, KPS lebih baik dibandingkan kartu sehat lainnya.

“KPS ini, kualitasnya 10 kali lebih bagus dari kartu lainnya. Ini merupakan penyempurnaan dari program kesehatan yang ada selama ini. Kita sudah punya sistemnya, jadi tinggal menjalankan saja,” kata Eddy saat itu.

Eddy menyebut, hadirnya KPS membuktikan kalau program untuk mewujudkan masyarakat sehat sudah dilaksanakan dengan nyata dan bukan hanya wacana semata. “Kita sudah terapkan di Kota Palembang. Langkah ini kita lakukan untuk mewujudkan Palembang Sehat,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Eddy juga menghimbau agar masyarakat mengerti tentang pelayanan kesehatan gratis yang ada selama ini.” Jadi bukannya gratis, tetapi pemerintah yang bayar,” tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster