Debut Sang Ichsan

 67 total views,  3 views today

Hl-----DEBUT-SANG-ICHSAN-(1)

Ichsan

PALEMBANG | KS-Ichsan Kurniawan, salah satu pemain kunci Sriwijaya FC (SFC) U-21 saat meraih trofi juara kompetisi Indonesia Super League (ISL) U-21 2013 kini berpeluang menjalani debut bersama tim senior.

SFC yang akan melawat ke markas Barito Putera, Stadion Demang Lehman, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (18/9) besok, kemungkinan besar akan menurunkan pemain asal Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel).

Demikian yang diungkapkan Caretaker SFC, Subangkit. Menurutnya, dengan kemampuan Ichsan dapat menempati beberapa posisi memungkinkan dia dipercaya sebagai starter. Ini, sebagai opsi pengganti Erick Weeks Lewis yang absen akibat akumulasi kartu kuning.

“Ichsan punya kemampuan bagus ketika beroperasi di lini tengah. Saya yakin dia dapat menjadi pengganti yang pas saat Erick absen,” ungkap Subangkit ketika dihubungi Kabar Sumatera, Senin (16/9) kemarin.

Entrenador asal Pasuruan menjelaskan, besarnya peluang Ichsan turun sejak menit awal tak lain akibat banyak pemain yang berhalangan. Pasalnya, selain Erick, Laskar Wong Kito juga dipastikan tak diperkuat dua pemain lain yang diboyong dalam lawatan ke Kalimantan.

Vava Mario Yagalo mengalami cedera, sementara Diego Michiels kembali ke Palembang memenuhi panggilan timnas Indonesia U-23 yang akan turun pada event olahraga internasional, Islamic Solidarity Games (ISG) III. Praktis, dengan hilangnya tiga nama ini membuat komposisi skuad meramping hanya menjadi 15 amunisi.

“Dari kuota yang tinggal 15 ini kita punya banyak kendala akibat tidak semua pemain berada pada posisi yang sama. Seperti Diego yang absen tidak punya pelapis murni di posisi kiri. Inilah yang mempunyai pemain lini tengah punya peluang besar kita mainkan yang salah satunya akan kita geser di sisi kiri pertahanan,” jelasnya.

Kendati masih minim jam terbang, namun juru taktik berusia 53 tahun mengaku tak ragu memberi sang pemain kesempatan mentas. Tanpa ragu, dia meyakini pemain bernomor punggung 95 akan dapat menjawab kepercayaan sebagai penyeimbang di lini tengah.

“Dari segi teknik Ichsan punya kemampuan menahan bola. Cekatan dalam memutus alur serangan dan memiliki umpang yang bagus. Mungkin hanya pengalaman yang dia belum miliki,” ujar mantan arsitek Persiwa Wamena.

Mendapat sinyal diturunkan, Ichsan mengaku sangat tersanjung. Jika benar nantinya akan dimainkan pemain kelahiran Baturaja, 24 Desember 1995 ini tak akan menyia-nyiakan kesempatan dengan performa memikat.

“Bagi pemain muda seperti saya kesempatan tampil pasti masih terbatas. Jika dapat kesempatan wajib menunjukkan performa maksimal agar terus dipercaya. Itu tugas saya,” ujarnya.

TEKS: SADAM MAULANA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com