TNI & Polri Kerahkan Ribuan Personel

 171 total views,  2 views today

POLISI

Ilst. Polisi

PALEMBANG, KS-Ribuan personel keamanan bakal di terjunkan, untuk mengamankan pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG), 22 September-1 Oktober mendatang. Ribuan personel ini berasal dari kepolisian yang di back up dari TNI.

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) menurut Karo Ops Polda Sumsel, Kombes Pol Fiandar, menerjunkan 2.030 personel. Mereka akan di back up 2.200 personel TNI dari Komando Daerah Melitir (Kodam) II Sriwijaya.

“Kita akan menggelar operasi dengan sandi Widha Musi 2013 untuk pengamanan ISG. Kita akan terapkan pengamanan berlapis, selama pelaksanaan,” jelas Fiandar yang dibincangi usai gelar pasukan pengamanan ISG 2013, Minggu (15/9) di Griya Agung, Palembang.

Pengamanan berlapis dimaksud menurut Fiandar, adalah pengamanan yang diberikan kepada setiap kontingen negara peserta. Mereka, akan diberikan pengawalan yang melekat dan pengawalan bergerak dan pengawalan tertutup.

Pengawalan melekat jelasnya, ada personel yang ditempatkan untuk mengamankan kontingen negara peserta ISG baik di penginapan maupun di venue. Sedangkan, pengamanan bergerak diberikan saat mereka melakuan perjalanan dari penginapan ke venue, terakhir pengawalan tertutup dilakuan dengan menempatkan satuan intelejen untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bagaiaman dengan pengamanan kepala negara, baik RI 1 maupun kepala negara peserta ISG lainnya ?, Fiandar menyebut, untuk kepala negara termasuk katagori tamu VVIP.Sehingga pengamanan akan dilakukan mulai dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II hingga ke tempat tujuan. “Pengamanannya selain dilakukan oleh Polri, juga oleh TNI,” ucapnya.

“Walau saat ini panitia masih menunggu keputusan presiden (Kepres) untuk pelaksanaan ISG, namun bagi kepolisian ada atau tidak ada anggaran, kita tetap wajib melakukan pengamanan dalam kegiatan masyarakat apalagi yang berskala besar. Itu menjadi tugas pokok Polri,” tegasnya.

Sementara itu Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan belum bisa memastikan berapa banyak kepala negara atau pejabat negara dari negara peserta ISG yang bakal hadir. “Namun yang sudah memberikan konfirmasi, baru dari Uni Emirat Arab,” jelas Alex.

Namun mulai 19 dan 20 September mendatang, pengamanan untuk tamu VVIP sudah mulai dilakukan. Karena saat itu, sudah kontingen dari negara-negara peserta ISG yang berdatangan di Palembang.

“Saya berharap pihak keamanan bisa menjalankan tugasnya, dengan baik. Apalagi saat ini sejumlah negara di kawasan Timur Tengah sedang berkonflik, jangan sampai itu terbawa-bawa saat mereka di Palembang,”harapnya.

Terkait Kepres dan anggarannya yang belum juga turun, Alex saat ini tanggung jawab Pemprov sebagai panitia daerah sudah selesai 100 persen. Saat ini, tinggal menunggu komitmen dari pemerintah pusat untuk mengucurkan anggaran yang sudah di janjikan.

“Namun jika belum juga turun, terpaksa kita gunakan dana talangan agar pelaksanaan ISG tetap berjalan sukses. Jadi tak perlu dipikirkan persoalan itu, kita fokus pada event ini. ISG harus berjalan sukses, apapun taruhannya,” tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster