Pelanggaran DerMa Dilimpahkan ke Kepolisian

 168 total views,  2 views today

 

PALEMBANG, KS-Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palembang, akan segera melimpahkan kasus-kasus pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Sumsel nomor urut 3, Herman Deru – Maphilinda Boer (DerMa) ke kepolisian.

“Ada sekitar sembilan pelanggaran yang dilakukan pasangan DerMa, yang laporannya masuk ke Panwaslu Kota Palembang . Pelanggaran itu, termasuk dalam kategori pidana,” kata Ketua Panwaslu Kota Palembang, Amrullah yang dibincangi di ruang kerjanya, Kamis (12/9).

Dikatakan Amrullah, saat ini panwaslu sedang melengkapi berkas-berkas kasus pelanggaran pemilukada yang dilakukan pasangan nomor 3 yang masuk ranah pidana itu. “Ke 9 kasus pelanggaran itu dalam bentuk money politik dan kampanye hitam, yang diduga dilakukan tim pasangan nomor 3, DerMa yang dilakukan di kota Palembang,” jelas Amrullah.

Panwaslu juga sambung Amrullah, telah melakukan gelar perkara dengan Gakkumdu dan kepolisian terhadap sembilan pelanggaran pemilukada yang masuk katagori pidana tersebut. “Tadi kita sudah gelar perkara dengan Gakkumdu dan polisi. Dari gelar perkara itu, memang memenuhi unsur pidana dan kita tinggal melengkapi bekas saja sebelum di limpahkan ke Kepolisian,” jelas Amrullah.

Sembilan kasus tersebut menurut Amrulah, telah dilengkapi keterangan saksi, keterangan saksi pelapor, alat bukti dan tersangkanya. “Dari itu, kami optimis dalam waktu dekat, 9 kasus tersebut segera akan dilimpahkan ke polisi,” ucapnya.

Selain itu lanjut Amrullah, Panwaslu juga tengah mengkaji 20 kasus pelanggaran lainnya dengan dugaan pelanggar pidana dan administrasi. “Untuk pelanggaran administrasi kita serahkan kepada pihak KPU untuk segera di tindaklanjuti,” ungkapnya.

Sementara, anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel Divisi Penindakan, Zulfikar mengatakan, masih ada laporan yang belum di cover yakni dari Palembang sebanyak 20 laporan. “Kalau yang sudah di plenokan Bawaslu ada 5, dan tidak masuk pelanggaran,” ungkapnya.

Dari banyak laporan yang masuk, menurutnya, sejauh ini masih sama. “Yang di plenokan sejauh ini, belum ada unsur-unsur bukti lengkap mengnenai pelanggaran yang dilakukan,” tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster