Baru Dua Tahun Dibangun Jalan Setapak Bedegung Amblas

 285 total views,  2 views today

hl-andalas-Tampak-jalan-setapak-menuju--Air-Terjun-bedegung-yang-amblas

Tampak jalan setapak menuju Air Terjun bedegung yang amblas

MUARAENIM I KS-Jalan setapak menuju ke kawasan objek wisata air terjun Bedegung, di Desa Bedegung Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim sepanjang 200 meter mengalami amblas.

Akibatnya, pengunjung yang datang mengalami kesulitan saat akan menuju lokasi air terjun Bedegung.

Diduga amblasnya jalan setapak tersebut, karena Rencana Anggaran Biaya (RAB) tidak sesuai dengan yang dikerjakan, sehingga jalan setapak yang baru dibangun pada 2011 lalu mengalami amblas.

Sumber dana untuk pembangunan jalan setapak tersebut menggunakan dana APBD Kabupaten Muaraenim pada 2011 lalu, melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Kabupaten Muaraenim.

“Kita menduga pembangunan jalan setapak yang di cor ini, syarat dengan penyimpangan yang dilakukan oleh kontraktornya saat itu. Karena jalan ini baru dua tahun dibangun dengan menggunakan dana yang cukup besar,” tutur Iskandar salah seorang pengunjung di lokasi objek wisata air terjun Bedegung kepada Kabar Sumatera, Kamis (12/9).

Amblasnya jalan setapak tersebut, kata dia, tepat berada diatas gorong-gorong atau drainase saluran air di lokasi objek wisata air terjun Bedegung. Sehingga, praktis jalan tersebut tak dapat dilalui oleh masyarakat atau pengunjung yang hendak menuju lokasi air terjun Bedegung.

“Kita perkirakan, jalan setapak yang rusak tepat diatas drainase tersebut panjang sekitar 1,5 meter dan lebar lebih kurang 5 meter,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Air Terjun Bedegung, Effendi, mengatakan jalan setapak tersebut dibangun oleh Dinas PU Cipta Karya Muaraenim. Pihaknya tidak tahu menahu mengenai jalan setapak tersebut, karena saat pembangunannya tidak dilibatkan.

“Kita tidak mengetahui mengenai kualitas jalan setapak yang dibangun tersebut. Karena saat pembangunannya, kita selaku pengelola objek wisata air terjun Bedegung tidak dilibatkan selama pembangunannya. Jadi untuk lebih jelasnya, silahkan di konfirmasikan ke Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Muaraenim,” ucap Effendi.

Terpisah, salah seorang staf dari  PU Cipta Karya H. Hermain Toni, ST yang merupakan PPK-nya proyek tersebut mengatakan,jembatan atau jalan setapak tersebut dibangun untuk pejalan kaki. Besar kemungkinan, amblasnya ajalan setapak itu dikarenakan sering dilintasi oleh kendaraan roda atau empat, sehingga daya tahan jembatan tidak kuat menahan beban berat. Jadi, kerusakan inii jelas tanggung jawab dari pengelola objek wisata Air Terjun Bedegung.

“Jika jalan atau jembatan tersebut hanya dilintasi oleh pejalan kaki saja,itu tidak mungkin sampai jebol. Memang proyek tersebut APBD Tahun 2011 ya la wajarlah  untuk diperbaiki. Jadi saya sarankan sebagai leading sektor nya adalah Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Muara enim ,untuk mengajukan Rencana Rehab ataupun perbaikan,” tegas Hermain.

Teks : SISWANTO

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster