Andalkan Christopher Rungkat di Cabor Tenis

 409 total views,  2 views today

Christoper-Rungkat--Foto-Istimewa-(2)

Christopher Rungkat | Antaranews.com

PALEMBANG | KS-Guna mendulang emas pada perhelatan Islamic Solidarity Games (ISG) III, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), 22 September – 1 Oktober 2013 mendatang, cabang olahraga (Cabor), Tenis bakal berharap pada sosok Christopher Rungkat sebagai andalan.

Sekretaris Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Sumatera Selatan (Sumsel), Asnawi HD mengatakan, Indonesia akan mengandalkan delapan atlet nasional cabor tenis lapangan yang terdiri dari putra putri terbaik Indonesia.

Di antaranya Albert Sie, David Agung, Christopher Rungkat serta nama-nama lainnya yang akan turun pada pertandingan tersebut. Dinilai dari PB Pelti bahwa delapan atlet tersebut sudah biasa diandalkan pada kejuaraan bertaraf internasional layaknya ISG.

“Peluang emas pasti ada. Kita punya atlet-atlet handal yang dapat menjadi tumpuan. Layaknya Christopher Rungkat yang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya,” ungkapnya.

Sebagai gambaran, beberapa prestasi sejauh ini telah ditorehkan Christo. Seperti pernah menjadi peraih gelar juara pada nomor tunggal turnamen tenis Future 3 Thailand di Vibhavadi Rangsit Road, Laksi, Bangkok, Thailand pada tahun 2012, juara ganda French Open 2008 dan finalis US Open 2008 untuk nomor ganda berpasangan dengan petenis Finlandia Henri, peraih medali emas tunggal putra di Sea Games 2011 dan masih banyak lagi torehan lainnya membuat Indonesia optimis bisa meraih medali di ISG.

“Sea Games lalu kita berhasil mengumpulkan sepuluh emas di cabor tenis lapangan. Ini menunjukkan bahwa kita bisa bersaing di ISG,” tuturnya.

Dilengkapinya, bahwa ini bukan menjadi tempat acuan dalam menyambut Sea Games di Myanmar pada akhir tahun ini karena ISG adalah ajang olahraga besar yang diikuti oleh banyak negara, sementara Sea Games atau Asian Games hanya diikuti beberapa negara.

“Ini lebih dari Sea Games dan Asian Games karena semua negara Islam menjadi pesertanya. Jumlahnya pun tidak main-main, tentu lebih banyak dari perhelatan lainnya. Ini bisa menjadi bahan evaluasi kita nanti dalam menghadapi ajang lainnya kedepan,” bebernya.

Saat ini ada sepuluh lapangan tenis di venue tenis lapangan di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) yang akan dipakai untuk kegiatan yang diikuti oleh 44 negara tersebut. Dijelaskan oleh Asnawi bahwa venue dalam sudah OK, persiapan panitia pun sudah hampir fix. Venue tenis lapangan sudah dicat, dibersihkan dan ditanami dengan bunga. tim TD sangat senang lapangan tenis yang ada ini karena bertaraf internasional.

“Jadi kita sudah siapkan lapangan untuk siapa saja yang ingin latihan. Untuk atlet kita sendiri masih melakukan latihan di Djakarta. Ada sekitar 50 panitia yang akan membantu dalam cabor tenis meja. Umumnya dari Pelti yang sudah biasa menangani kejuaraan-kejuaraan. Apalagi kejuaraan nasional paling banyak di Sumsel baik dari swasta maupun PLTI Sumsel,” tutupnya.

TEKS: SADAM MAULANA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster