Balibangnovda Dorong UKM dan SMK

 177 total views,  2 views today

PALEMBANG | KS – Provinsi Sumsel memiliki proporsi produksi karet terbesar di Indonesia yang menghasilkan 20 % dari produksi nasional, karena pontensinya yang cukup besar sehingga perlu adanya pengolahan lanjutan terhadap bahan baku karet tersebut, sehingga dapat dimanfaatkan dengan optimal, sehingga kebutuhan akan industri hilir pengolahan karet sudah sewajarnya ada dan tumbuh di daerah ini.

Produk aneka spare part kendaraan bermotor berbahan baku karet sudah dapat dihasilkan dengan kualitas yang tidak kalah dengan industri dari luar negeri. Aneka spare part tersebut ternyata bisa diproduksi oleh industri rumahan dalam skala Usaha Kecil Menengah (UKM).

Dalam rangka pengembangan inkubator Bisnis dan teknologi, Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi Daerah (Balibangnovda) Provinsi Sumatera Selatan mengadakan pelatihan pembuatan spare part kendaraan bermotor berbahan baku karet. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 10-11 September 2013 di ruang inkubator Teknologi Balibangnovda Provinsi Sumsel Jl. Demang Lebar Daun No. 4864, Sebanyak 14 SMK se-kota Palembang yang terdiri dari siswa dan guru dan 14 UKM mengikuti pelatihan tersebut.

Menurut Kepala Balitbangnovda Provinsi Sumsel DR.Ekowati Retnaningsih, SKM,M.Kes melalui Kabid Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi daerah DR. Drs. Alamsyah, M.Pd mengatakan, Pelatihan pembuatan spare part kendaraan bermotor ini merupakan kelanjutan dari pelatihan yang telah dilaksanakan pada tahun 2012 yang lalu.

“Karena Sumsel memiliki proporsi karet terbesar, tatapi produksi spare part saat ini Cuma ada di Bandung, sebagai daerah penghasil karet mengapa Sumsel tidak bisa memproduksi spare part sendiri dari bahan buku karet tersebut,”ujarnya.

Pasar industri hilir barang jadi karet saat ini peluangnya masih sangat terbuka lebar, baik untuk pasar domestik maupun pasar luar negeri. Sebagai negara produsen karet terbesar di dunia, Indonesia sudah seharusnya melirik bisnis industri hilir karet.

Meningkatnya permintaan serta daya beli masyarakat telah mendorong peningkatan penjualan kendaraan bermotor di dalam negeri. Kondisi ini didorong pula oleh derasnya lembaga keuangan dalam menyokong pemberian kredit.

Peluang-peluang inilah yang coba dilirik Balibangnovda Sumsel melalui inkubator Bisnis dan teknologi berupaya menumbuhkan wirausaha dengan mengadakan pelatihan bagi siswa SMK dan guru untuk pembuatan spare part kendaraan bermotor roda empat,” jelas Alamsyah kepada koran Kabar Sumatera disela pelatihan pembuatan spare part Selasa (10/9).

Dengan diadakan pelatihan ini ia berharap nantinya siswa tersebut dapat menumbuhkan wirausahawan di bidang industri spare part kendaraan bermotor berbahan baku kkaret skala UKM.

Sementara itu Hairul selaku manager produksi Daya Cipta Mandiri juga mengatakan pelatihan ini dilaksanakan agar UKM-UKM yang ada di Palembang ini, khususnya anak SMK bisa mengangkat pendapatan daerah di Sumatera Selatan ini karena Sumatera Selatan ini sangat luas untuk lahan karet, jadi sangat menjanjikan untuk membuka bisnis di Palembang

“Selain itu kegiatan ini juga guna menumbuhkan jiwa Enterpreuner bagi siswa,”pungkasnya.

 

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster