Yan-Sas Akhirya Dilantik

 570 total views,  2 views today

yan-anton

Yan Anton Ferdian SA Supriono, dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin periode 2013-2018 Oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin , Senin (9/9/2013).

BANYUASIN/KS-Setelah sempat gagal dilantik, Rabu (14/8) lalu. Akhirnya pasangan  calon bupati (cabup) -calon wakil bupati (cawabup) Banyuasin, Yan Anton Ferdian SA Supriono, dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin periode 2013-2018, Senin (9/9).

Keduanya dilantik oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Alex Noerdin di DPRD Banyuasin, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, Jalan Sekojo Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin.

Pantauan Kabar Sumatera, pelantikan orang nomor satu dan dua di Bumi Sedulang Setudung itu, tidak di hadiri semua anggota DPRD Banyuasin. Diprakirakan hanya puluhan anggota dewan saja yang hadir, sementara pimpinan yang hadir hanya Ketua DPRD Banyuasin, Agus Salam dan Wakil Ketua, Jakaria. Dua wakil ketua lainnya, Askolani dan Arkoni tak terlihat.

Namun pelantikan tersebut dihadiri unsur muspida, tokoh masyarakat, tokoh agama, camat, lurah dan kepala desa di Banyuasin. Selain itu, terlihat juga sejumlah kepala daerah di Sumsel seperti Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar, Bupati Muba Fahri Azhari, Bupati OKI Ishak Mekki dan Kapolda Sumsel, Saud Usman Nasution.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin meminta Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin yang baru saja dilantik dapat menjalankan tugasnya hingga lima tahun ke depan dengan baik.

Mereka juga diminta Alex, untuk merangkul semua elemen masyarakat di Banyuasin baik yang mendukung pasangan ini saat pemilukada Banyuasin lalu maupun yang tidak mendukung. Sehingga kata Alex, pembangunan di Banyuasin dapat berjalan bersinambungan. ” Saya siap membantu, dan mengawasi jalanya roda pemerintahan di Kabupaten Banyuasin,” tegasnya.

Alex pun mengingatkan keduanya, untuk menjalankan amanah yang diemban semestinya. “Ingat, amanah dan kepercayaan rakyat harus dijalankan dan diwujudkan secara nyata di lapangan,”pesan Alex.

Lakukan Konsolidasi

Sementara itu Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian didampingi wakilnya, SA Supriono dibincangi usai pelantikan mengaku agendanya pertama usai dilantik adalah melakukan konsolidasi dan merangkul semua elemen masyarakat Banyuasin. “Secepat mungkin, kita akan merangkul seluruh elemen masyarakat yang ada di Banyuasin baik yang pro dan kontra,” janjinya.

“Saya ingin kita sama-sama duduk dalam satu meja, untuk membicarakan bagaimana pembangunan Kabupaten Banyuasin ini kedepannya,” sambungnya.

Sebagai informasi, harusnya kedua pasangan ini dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin periode 2013-2018 pada 14 Agustus lalu. Saat itu, undangan sudah memadati gedung DPRD Banyuasin. Ketua DPRD Banyuasin, Agus Salam pun sempat membuka rapat paripurna istimewa namun tak lama kemudian menutupnya kembali karena pelantikan dibatalkan disebabkan belum adanya SK Mendagri.

Namun SK Mendagri tersebut, akhirnya turun juga. Mendagri mengeluarkan SK nomor 131.164 840 tahun 2013. Dengan adanya SK tersebut, pasangan ini melenggang menduduki kursi orang nomor satu dan dua di Banyuasin.

Dijaga Ketat

Sementara itu, pelantikan Yan Anton Ferdian SA Supriono sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin periode 2013-2018 yang di prediksi bakal di warnai dengan aksi massa yang menolak pelantikan, ternyata tidak terbukti.

Pantauan Kabar Sumatera, sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB, dari mulai gerbang kompleks perkantoran Pemkab Banyuasin hingga gedung DPRD Banyuasin, tidak terlihat kerumunan massa yang hendak melakukan aksi demontrasi.

Walau pun begitu, aparat keamanan baik dari Brimob Polda Sumsel, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Banyuasin yang di back up anggota TNI terus bersiaga penuh mulai dari gerbang kompleks perkantoran Pemkab Banyuasin hingga gedung DPRD Banyuasin.

Beberapa pintu masuk menuju komplek perkantoran, terlihat dihiasi kawat berduri dan kendaraan pemadam kebakaran.  Tamu, undangan bahkan wartawan yang hendak meliput pelantikan tersebut di wajibkan melakukan registrasi lebih dahulu sebelum masuk ke dalam gedung DPRD Banyuasin.

Kapolren Banyuasin, AKBP Ahmad Ikshan melalui Kabag Bagian Humas Polres Banyuasin, Iptu Hasbulah menyebut selama pelantikan tidak ada aksi massa sama sekali.  Sejak pagi menurutnya, tidak ada aktifitas massa yang akan melakukan demontrasi baik sebelum maupun sesudah acara pelantikan “Bahkan  dari kemarin, tidak ada pihak yang meminta izin untuk melakukan demontrasi” tukasnya.

Teks     : Diding Karnadi

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster