Polusi Udara Palembang di Teliti

 242 total views,  4 views today

POLUSI-UDARA

Ilustrasi Polusi Udara

PALEMBANG, KS-Lima universitas di Inggris yang tergabung dalam center for low carbon future, akan meneliti tingkat polusi udara di Kota Palembang. Itu dilakukan, sebagai bagian dari penelitian yang dilakukan center for low carbon future, terhadap tingkat polusi udara di dunia.

“Tingkat polusi udara di Palembang kita teliti, karena Palembang termasuk kota besar di dunia. Selain itu, Palembang menjadi kota tujuan di Indonesia. Penelitian ini, kita lakukan sampai akhir tahun ini,” kata Koordinator tim center for low carbon future, Prof Andy yang dibincangi usai bertemu dengan Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo, Senin (9/9).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo menyebut pemkot membuka pintu seluas-luasnya bagi semua kalangan untuk melakukan penelitian di Palembang termasuk untuk mengukur tingkat polusi udara di Palembang seperti yang dilakukan center for low carbon future.

“Mereka akan mengkaji tingkat polusi udara dibeberapa sektor, diantaranya industri, perumahan, sampah, dan transportasi. Hasil penelitian mereka, bisa menjadi rujukan kita untuk menekan polusi udara di Palembang,” kata Harnojoyo.

Di tempat yang sama, peneliti dari Badan Litbang, Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Zulfikri menyebut, Badan Litbang Kemenhub menjadi tim pendukung dari penelitian yang dilakukan center for low carbon future tersebut.

Menurut Zulkifli, nantinya tim akan bekerja mengukur kualitas udara di Palembang. Kualitas udara ini di ukur dibeberapa titik diantaranya industri dan transportasi, yang selama ini dinilai penyumbang tertinggi emisi di Indonesia.

“Mereka melakukan kajian dengan metode tertentu, untuk menghitung pencemaran udara. Setelah perhitungannya diketahui, maka jumlah rendah karbon yang ideal bisa dijadikan acuan bagi kita, terutama di sektor transportasi,”jelasnya.

Zulfikri menjelaskan, teknologi-teknologi yang akan mereka perkenalkan tentu dapat membantu pemerintah dalam mengurangi emisi udara. Untuk wilayah Indonesia, khususnya Palembang memang ideal dijadikan wilayah kajian. Sebab, sudah termasuk kota besar yang mulai berkembang. “Kami melihat Palembang sudah berupaya menjalankan program gasifikasi,”tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster