Ketua DPRD : PLTM Bisa Atasi Krisis Listrik Pagaralam

 305 total views,  2 views today

listrik

PAGARALAM | KS-Upaya mendukung pengembangan Sumber Daya Alam (SDA) Kota Pagaralam, dalam bidang listrik, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam perlu membangun Pembangunan Listrik Tenaga Minihydro (PLTM), dengan mengundang para investor.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Kota Pagaralam, Ruslan Abdulgani SE, Senin (9/9), kemarin.

Menurut Ruslan, sebenarnya sudah berulang kali dilakukan survey disejumlah daerah yang memiliki potensi untuk pengembangan PLTM seperti Dempo Utara, Dempo Selatan dan Dempo Tengah. Namun hingga kini realisasinya belum juga terwujud.

“Dari sejumlah tempat memiliki potensi air yang dapat dimanfaatkan untuk membangun PLTM yang berada di Dempo Selatan dan Dempo Tengah,” ujarnya.

Ia mengatakan, sejauh ini Perusahaan listrik Negara (PLN) sering mengalami krisis daya, sehingga berdampak kepada masyarakat setempat. Meski demikian, kondisi ini juga sangat mengganggu aktifitas berbagai usaha  termasuk perkantoran.

“Sebetulnya, jika dikaji secara seksama, Pagaralam memiliki banyak potensi alam yang dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan listrik. Namun hingga kini belum juga  kelola dengan baik,” terangnya.

Ruslan menegaskan, untuk mewujudkan hal itu, diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp 20 miliar untuk mendukung pembangunan beberapa PLTM jika Pagaralam ingin bangun sendiri. Meski begitu, hal terpenting dilakukan study kelayakan daerah terlebih dahulu agar dapat menentukan mana  aliran sungai  yang layak dibangun pembangkit listrik tersebut.

“Namun kita juga butuh dukungan dari Pemprov Sumsel dan Pusat untuk menyokong dana tersebut,” tambahnya.

Program ini, kata dia,  semua proses ditingkat lokal sudah selesai termasuk study kelayakan. Selanjutnya akan diajukan kepada pihak Dirjen Pertambangan dan Sumberdaya Alam untuk membantu dalam pembangunannya. Termasuk dalam melakukan berbagai tahapan pembangunannya nanti, agar PLTM ini benar-benar dapat menjadi salah satu penopang kebutuhan listrik di Pagaralam,” imbuhnya.

Terpisah, Walikota Pagaralam dr  Hj Ida Fitriati Basjuni MKes, menyambut baik rencana akan dibangunnya Pembangunan listrik Tenaga Minihydro (PLTM),  yang nantinya akan berada di lokasi Kelurahan Kance Diwe I dan Kance Diwe II Kota Pagar Alam.

“PLTM merupakan salah satu jenis kegiatan ramah lingkungan dan sangat cocok dikembangkan dalam memenuhi kebutuhan sumber pengadaan energy listrik terutama untuk masyarakat di daerah pedesaan berikut pula untuk pemerintah,” kata Walikota.

Lanjutnya, apabila PLTM di bangun, pastinya akan ada peningkatan perekonoiman rakyat dengan pendapatan yang akan diberikan, termasuk juga untuk Pemerintah Kota Pagaralam.

Ia mengatakan, jika ditinjau dari produksi daya, PLTM tidak termasuk tegangan tinggi. Sehingga tidak menimbulkan dampak lingkungan. Tapi berbeda dengan PLTA yang berdaya diatas 10 megawatt yang beresiko besar. Meski begitu, semua itu harus dipertimbangkan untuk uji kelayakannya agar tidak merugika masyarakat Kota Pagaralam.

“Pastinya, kita akan memberikan kemudahan kepada pihak PT Gema Supra Elektrindo sebagai investor yang akan membangun PLTM tersebut,” tegasnya.

Teks: Antoni Stefen

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster