Disdik Pastikan Buku Porno Tidak Menyebar di Sumsel

 216 total views,  2 views today

bikuPALEMBANG | KS-Terkait dengan penyebaran gambar porno pada buku pelajaran sekolah, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel memastikan bahwa buku tersebut tidak mungkin masuk dan menyebar di sekolah se-Sumsel.

Kepala Disdik Sumsel, Drs. Widodo, M.Pd, untuk buku pelajaran yang digunakan di sekolah se-Sumsel sudah melewati proses pengawasan dan pemeriksaan secara ketat.

“Buku pelajaran sekolah yang digunakan di Sumsel diterbitkan melalui program buku murah. Dimana buku pelajaran yang digunakan sekolah di Sumsel dibuat oleh Pusat Perbukuan dan Kurikulum (Pusbukur) Sumsel,” bebernya kepada Kabar Sumatera, Senin (9/9).

Dari Pusbukur Sumsel itulah pihaknya yakin bahwa buku pelajaran berisi gambar porno seperti yang tersebar di beberapa kota tidak akan terjadi di Sumsel.

Adanya kabar yang terbaru tentang beredarnya buku kuesioner Dinas Kesehatan di sejumlah SMP di berbagai daerah,  tentang organ vital siswa. Dirinya berkeyakinan bahwa untuk di Sumsel tidak akan ada buku seperti itu.

Persoalan ini makin jadi polemik karena bulan lalu, publik baru dikagetkan dengan rencana dilakukannya tes keperawanan untuk pelajar puteri di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Syukurlah, kebijakan tak patut itu urung diterapkan setelah mendapat penolakan keras dari masya­rakat.

Seperti tes keperawanan, “survei kelamin” pun luas dikecam. Widodo menyatakan kuesioner yang entah untuk apa tujuan­nya itu vulgar dan tak sesuai dengan budaya bangsa,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak sekolah harus melakukan koordinasi data terbaru ke Disdik Sumsel sehingga tidak ada lagi sekolah yang dirugikan.

Dirinya berharap agar pihak sekolah menjadi saringan pertama sekolah terhadap apa saja yang dibutuhkan.

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster