Putusan Final Ada di MK

 166 total views,  2 views today

MK

PALEMBANG, KS-Calon gubernur (Cagub) Sumatera Selatan (Sumsel) nomor urut 3, H Herman Deru menghimbau semua pihak tidak membuat opini sendiri terhadap hasil pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Sumsel, 4 September lalu.

Menurut Bupati OKU Timur ini, antara PSU dan non PSU tidak bisa digabung. Ia menyebut, kewenangan itu hanya ada Mahkamah Konstitusi (MK). “Karenanya, biarkan MK yang memutuskannya. Jangan membuat opini sendiri, tunggulah putusan MK,” kata Deru kepada wartawan, Minggu (8/9) di Graha Sriwijaya, Jalan Merdeka, Palembang.

PSU kata Deru, adalah hasil putusan sela MK nomor 79 yang ditetapkan pada 11 Juli 2013 lalu. Dalam salah satu poin putusan sela itu sebut Deru, adalah memerintahkan MK untuk mengelar PSU di Palembang, Prabumulih, OKU, OKU Timur dan Kecamatan Warkuk, Kabupaten OKU Selatan.

Karenanya sebut Deru, sebagai kandidat ia mengajak semua pihak baik masyarakat, media, kandidat dan penyelenggara pemilu tidak membuat kesimpulan atau opini sendiri-sendiri. “Marilah kita patuhi putusan MK, baik itu putusan sela yang sudah kita laksanakan bersama-sama maupun putusan MK yang akan datang,”himbaunya.

Deru juga mengatakan, hasil real count pasangan DerMa terhadap hasil PSU sama dengan hasil rekapitulasi yang sudah mulai dilakukan di tingkat panitia pemungutan suara (PPS) atau kelurahan dan panitia pemilihan kecamatan (PPK).

Sementara itu cagub Sumsel nomor urut 4, Alex Noerdin menghimbau semua harus mengerti dan dewasa dalam memaknai arti demokrasi .Menurutnya, apapun hasilnya nanti semua kandidat harus ikhlas menerimanya. “Kalau pun ada yang tidak puas dan menuding ada kecurangan, sebaiknya diserahkan ke pihak berwenang baik KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara maupun MK,” ucapnya.

Sebelumnya komisioner KPU Sumsel, Divisi Logistik dan Keuangan Kelly Mariana menyebut, KPU Sumsel akan menyampaikan hasil PSU tersebut ke MK.  “Nanti, setelah rekapitulasi penghitungan suara pemungutan suara ulang selesai di tingkat KPU provinsi akan disampaikan ke Mahkamah Konstitusi (MK),” kata Kelly.

Menurut dia, sekarang ini semua kotak pemungutan suara ulang sudah berada di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK), sesuai dengan jadwal yang ada. Rekapitulasi penghitungan suara pemungutan suara ulang pemilukada Sumsel di tingkat PPK, akan dilaksanakan 7-8 September 2013 sesuai dengan jadwal yang ada.

Untuk rekapitulasi penghitungan suara pemungutan suara ulang di tingkat KPU Sumsel diperkirakan dilaksanakan, 12 September 2013. “Rekapitulasi penghitungan suara pemungutan suara ulang di tingkat KPU Sumsel, baru dilaksanakan setelah kita menerima rekapitulasi dari KPU kabupaten dan kota yang melaksanakan pemungutan suara ulang,”tukasnya.

Sebagai informasi, ada empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel yang mengikuti pemungutan suara ulang yakni nomor urut 1 Eddy Santana Putra-Hj Anisja D Supriyanto, nomor urut 2 Iskandar Hasan-Hafisz Tohir, nomor urut 3 Herman Deru-Maphilinda Boer dan nomor 4 Alex Noerdin-Ishak Mekki.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster