Persembahan Untuk Wong Kito

 273 total views,  6 views today

HL--Rizky-Dwi-R--foto..Istimewa

Rizky Dwi R

PALEMBANG | KS-Membawa pulang trofi juara kompetisi Indonesia Super League (ISL) U-21 2013 plus memborong dua penghargaan individu (gelar topskor dan pemain terbaik) sekaligus tak ayal membuat bomber oncak Sriwijaya FC (SFC) U-21, Rizky Dwi Ramadhana menjadi pemain yang paling girang.

Perasaan haru dan bahagia tak bisa ditutupi pemuda berusia 21 tahun usai diumumkan dirinya terpilih sebagai pemain terbaik. Sebab, selain penghargaan itu masih ada satu lagi gelar yang ia raih. Sebagai supremasi jagoan bobol gawang lawan berupa gelontoran sembilan gol, trofi sepatu emas layak dia bawa pulang.

“Pastinya saya sangat senang dengan apa yang diraih saat ini. Apalagi saya mendapatkan dua penghargaan individu sekaligus. Tentu saja, saya tak bisa menutupi perasaan ini,” ungkap Rizky.

Meski memborong dua penghargaan supremasi sekaligus, namun Rizky tetap tak jemawa dan terkesan merendah. Dia mengatakan, gelar ini tidak akan diperoleh tanpa bantuan elemen terkait. Terutama untuk tim, pelatih, rekan-rekan satu tim, manajemen, dan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) yang memberinya dukungan selama kompetisi berlangsung.

Tak lupa, Pembina SFC, Alex Noerdin yang selalu memberikan dukungan sejak awal kompetisi tak lupa disebutnya sebagai salah satu sosok yang berpengaruh terhadap performa ciamiknya.

“Gelar ini tak mungkin bisa saya raih tanpa bantuan mereka (seluruh elemen terkait). Untuk itulah, saya tak mau menikmatinya sendiri dengan mempersembahkan gelar ini kepada semuanya yang telah membantu saya,” jelasnya.

“Juga terhadap kedua orang tua. Saya menjadikan mereka sebagai orang pertama yang selalu saya ingat atas hasil yang saya capai. Dengan perjalanan karir masih panjang, saya berharap terus berkembang, bisa menambah pengalaman dan terus belajar menjadi yang lebih baik,” sambungnya.

Dengan usia muda Rizky, pelatih SFC U-21, Subangkit memiliki penilaian jika dia perlu banyak mendapatkan kesempatan bermain. Guna mendapatkan jam terbang untuk mengasahkan kemampuan pemain bernomor punggung 37.

“Dia (Rizky-red) masih bisa berkembang asalkan terus belajar dan tidak cepat berpuas diri. Dia pemain muda dan potensial. Dia bisa berkembang, asal sering diberikan kesempatan untuk belajar bersama tim senior yang lebih kompetitif,” jelas pelatih asal Pasuruan.

Selain Subangkit, Presiden Laskar Wong Kito, Dodi Reza Alex melontarkan perasaan bangga. Disamping SFC meraih trofi juara, juga menyumbangkan Rizky Dwi yang notabene putra asli Sumsel menjadi topskor dan pemain terbaik dalam ajang tahunanan para pemain muda. Dengan hasil itu, Rizky berhak atas hadiah Rp30 juta.

“Seperti kami katakan sejak awal, selain fokus untuk senior, kami juga berusaha keras untuk melakukan pembinaan kepada pemain-pemain muda SFC. Sebagai regenerasi pemain senior, saya ucapkan terimakasih kepada pelatih, pemain, manajemen bekerja keras dan dukungan masyakarakat Sumsel,” jelas Dodi.

Sebagai informasi, SFC yang menjadi juara ISL U-21 berhak menerima uang Rp200 juta. Sementara bagi runner up I, Mitra Kukar Rp150 juta dan runner up II, Persipura Jayapura, Rp100 juta. Disusul tempat ketiga, Persija Jakarta menerima Rp50 juta.

TEKS: SADAM MAULANA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster