Tabel Harga Digital untuk Pasar

 2,070 total views,  2 views today

harhaPALEMBANG, KS-Untuk memberikan kemudahan masyarakat untuk mengetahui harga sembilan bahan pokok (sembako), Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Palembang akan memasang tabel harga digital di sejumlah pasar tradisional.

Rencana itu menurut Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindagkop, Yustinus, akan di realisasikan pada Oktober mendatang. Untuk tahap awal jelasnya, tabel itu akan dipasang di Pasar Cinde.

“Dengan adanya tabel harga itu, masyarakat dapat memantau apabila ada kecurangan yang dilakukan pedagang. Karena pembeli, bisa mencocokkan harga yang di jual pedagang dengan harga yang dirilis oleh Disperindag setiap harinya,”ungkap Yustianus, Jumat (6/9)

Dalam menerapkan sistem ini, Disperindagkop Kota Palembang akan bekerjasama dengan Bank Indonesia dan berkoordinasi dengan PD Pasar Palembang Jaya. “Masyarakat bisa mendapatkan rilis harga sembako, setiap harinya sekitar pukul 09.00 WIB,”ucapnya.

Disperindagkop pun terang Yustinus, setiap pagi akan melakukan monitoring untuk memantau harga sembako seperti beras, minyak goreng, gula pasir. Harga sembako tersebut, akan di catat dan di rekapitulasi. “Kemudian daftar harga sembako tersebut,0 diserahkan pada tim dari BI. Selanjutnya BI yang akan menampilkan harga-harga kebutuhan itu,”jelas Yustinus.

Kedepan, sistem ini akan ditangani langsung oleh Disperindagkop. Namun Disperindagkop, akan menyiapkan lebih dahulu sumber daya manusia (SDM) nya sehingga bisa mengoperasikan sistem tersebut.

“Jika uji coba yang kita terapkan di Pasar Cinde berjalan baik, maka dua pasar tradisional lainnya yakni Pasar KM 5 dan Pasar Lemabang juga akan di pasang tabel harga sembako digital tersebut,” bebernya.

Dalam sistem yang akan diberlakukan ini sambungnya, Disperindagkop hanya memonitoring, sementara pengadaan fasilitas, seperti layar televisi akan di handle oleh BI. Sedangkan PD Pasar, sebagai pengelola dan penyedia tempat.

“Secepatnya akan di wujudkan, kami akan lakukan studi dulu di Bandung dalam waktu dekat, karena Bandung yang lebih dulu punya sistemnya. Jika selesai dipelajari, kemungkinan Oktober atau November akan direalisasikan,”tukasnya.

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster