Dewan Nilai Kinerja Pejabat tidak Optimal

 223 total views,  2 views today

PAGARALAM, KS—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kota Pagaralam, meminta Wali Kota segera melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh pejabat yang ada. Mengingat kinerja mereka banyak yang kurang proaktif dalam melaksanakan program kerja yang dijalankan.

“Semestinya para pejabat daerah ini dapat lebih mengedepankan kopetensi, profesional dan memiliki kemampuan dalam menjalankan program kerja dengan baik dan tepat sasaran,” ujar Wakil Ketua II, Dwikora Sastra Negara SH, Jumat (6/9).

Menurutnya, sikap pejabat yang kurang proaktif dan terkesan kerap mengabaikan perintah atasan dalam hal ini Walikota, tentunya perlu dilakukan evaluasi kembali agar dapat  loyal terhadap atasan.

“Memang, kami menilai banyak pejabat Pagaralam tidak loyal dengan atasan langsung atau walikota. Mereka  bekerja bermalas-malasan dan kerap tidak hadir saat acara resmi pemerintahan dilaksanakan,” terangnya.

Ia mengatakan, sikap ketidakpatuhan seorang bawahan itu menandakan kinerja pejabat dimaksud perlu dipertanyakan. “Kami mengharapkan kepada walikota agar dapat bersikap tegas terhadap bawahan. Jika perlu segera diganti saja pejabat yang tidak loyal tersebut,” kata Sastra.

Sebetulnya, kata dia, tindakan itu bukan sekedar mempengaruhi tugas dan fungsinya dalam membangun daerah. Tetapi dapat menjadikan  apa yang dihasilkan pun tidak tepat sasaran dan tidak optimal.

“Pejabat khususnya Kepala Satuan Kerja Perangkat Kerja (SKPD)  sering tidak hadir ketika  diundang untuk melakukan evaluasi kerja. Misalkan datang pun kebanyakan selalu diwakilkan. Sementara yang hadir itu  sendiri kebanyakan tidak mengerti persoalan yang akan dibahas,” bebernya.

Ia menambahkan, sudah beberapa kali dilakukan pembahasan dengan sejumlah kepala satker atau kepala dinas. Namun jarang sekali untuk hadir langsung, sedangkan pejabat yang diwakilkan tersebut sama sekali  tidak dapat mengambil keputusan dan bahkan kurang memahami persoalan.

“Sejauh ini, kita ingin program pemerintah yang dilakukan dapat benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat kecil. Karena tujuannya  bukan sekedar ada proyek saja,” sebut dia lagi.

Meski begiti, dewan menilai masih banyak program kerja yang dilakukan satker dapat meningkatkan Pendapartan Asli Daerah (PAD), tapi yang ada justu kebamyakan membebankan keuangan daerah atau merugi.

“Padahal jika pendapatan bertambah, tentunya ekonomi rakyat pun dapat semakin baik lagi,” ujkarnya.

Terpisah, Wali Kota Pagaralam, dr Hj Ida Fitriati Basjuni M.Kes menegaskan, sudah menjadi proritas evaluasi terhadap semua pejabat yang kinerjanya mulai menurun. Sementara jika hal itu tetap dipertahankan akan merusak citra pemerintah.

“Pastinya, kita telah memberi waktu luang selama enam bulan bagi para pejabat yang ada. Jika tidak mampu akan segera kita ganti,” kata walikota.

Memang saat ini di Pagaraalam, kata dia, masih banyak terbentur sumber daya manusia (SDM). Sehingga cukup banyak kendala yang sering dihadapi dilapangan.

“Kita akan mengambil langkah tegas guna mewujudkan SDM yang profesional dan proposional dalam menjalankan tugas yang diemban demi kemajuan pembangunan di Pagaralam,” ujarnya.

Teks: Antoni Stefen

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster