44 Negara Dipastikan Ikuti ISG

 250 total views,  2 views today

isg

PALEMBANG, KS-Jumlah negara peserta Islamic Solidarity Games (ISG), terus bertambah. Kini pesta olahraga negara-negara berpenduduk Islam itu, dipastikan bakal diikuti 44 negara. Dengan bertambahnya negara yang berpartisipasi, otomatis jumlah atlit yang berlaga di ISG pun bakal bertambah.

Walau pun begitu, pemerintah pusat tidak menambah anggaran yang dikucurkan ke Sumsel untuk pelaksaan ISG yang digelar 22 September-1 Oktober mendatang. Walau pun begitu, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengaku tetap optimis pelaksanaan ISG di Sumsel akan sukses.

“Awalnya ada 45 negara, yang mendaftar. Namun Ghana tidak di izinkan, karena tidak tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) atau Organization of the Islamic Cooperation,” jelas Alex yang dibincangi usai rapat paripurna DPRD Sumsel, Jumat (6/9).

Ia mengaku, memang dengan bertambahnya negara peserta itu tentu bakal semakin menambah berat beban Sumsel sebagai tuan rumah. “Kepalang lah berat, sekalian. Namun Insya Allah, tidak semua negara mengikuti cabang olahraga yang dipertandingkan. Ada yang hanya ikut satu cabang olahraga saja seperti basket atau panahan,” ucapnya.

Bagaimana dengan anggaran dari pemerintah pusat ?, Alex menegaskan, walau jumlah negara peserta bertambah namun anggaran tidak bertambah. Bahkan sampai saat ini, bantuan dana untuk pelaksanaan ISG itu belum juga di cairkan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Sampai saat ini, belum cair. Entah kapan cairnya, tetapiSumsel tidak akan mengalami kesulitan karena ada dana talangan. Mana yang bisa ditalangi, akan kita talangi lebih dahulu,” ujarnya.

Pertahankan RTH

Dalam kesempatan itu, Alex juga menegaskan akan tetap mempertahankan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan Stadion Madya Bumi Sriwijaya. Saat ini jelasnya, stadion tersebut tengah di renovasi. “Renovasi tersebut, agar Stadion Bumi Sriwijaya layak untuk menggelar pertandingan internasional. Namun rehab ini, tidak akan mengorbankan RTH disana,” tegasnya.

Untuk pemanfaatan ruang di Palembang Sport and Convention Center (PSSC), Alex menjelaskan, akan di tata ulang. “Pedagang nasi goreng disana, dalam pertemuan dengan Wali Kota Palembang, sudah menyepakati untuk di relokasi. Mereka diberikan dua opsi, bagi yang ingin pindah akan di siapkan lokasi yang baru dan bagi yang tidak mau berdagang lagi akan diberikan pesangon Rp25 juta,” ungkapnya.

“Relokasi ini, merupakan suatu hal yang harus di laksanakan. Mengingat area PSCC berada di pusat kota dan daerah tersebut, akan di tata ulang dari sisi estetika dan keindahannya,” tukasnya.

Teks     : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster