IAIN RF Gelar Workshop Desiminasi

21 total views, 3 views today

Iain-Gelar-Worksop-Desiminasi

Workshop Penyusunan dan Desiminasi Renstra Pembinaan Mahasiswa IAIN Raden Fatah Palembang di Hotel Rio City Palembang (4/9/2013) | Iwan KS

PALEMBANG | KS-Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang, kemarin (04/09)  menggelar workhsop penyusunan dan desiminasi  Rencana Strategis (Renstra) kemahasiswaan 2013.  Kegiatan yang berjalan selama tiga hari di Rio City Hotel tersebut, dihadiri 50 Peserta, baik dari unsur Program Studi (Prodi), Unit Kegiatan Mahasiswa Kampus (UKMK), Dewan Mahasiswa (DEMA), dan Senat Mahasiswa (SEMA).

Rektor IAIN Raden Fatah Prof. Dr. H. Aflatun Muchtar, MA. yang diwakili Pembantu Rektor III  Prof. Dr.H. Amin Suyitno dalam sambutannya menyebutkan, workhsop desiminasi Renstra Kemahasiswaan ini amat positif, sebagai acuan untuk kegiatan yang terarah.

“UKMK merupakan wadah pengembangan diri bagi mahasiswa, karenanya agar timbul keserasian dan penyeragaman, workhsop ini sangat positif untuk di ikuti oleh para mahasiswa, sehingga diharapkan nantinya UKMK IAIN Raden Fatah lebih berkembang, solid, dan mempunyai rencana dan tujuan jelas kedepannya,”  ucap Suyitno yang dikenal sebagai sosok motivator mahasiswa tersebut.

Ketua panitia Syahril Jamil didampingi Ainurrofik menyebut, workhsop tersebut bertujuan untuk penyatuan visi, persepsi, dan  penyamaan program Unit Kegiatan Mahasiswa Kampus (UKMK) yang ada di kampus IAIN Raden Fatah.

“Selama ini kegiatan UKMK masih berjalan sendiri-sendiri, tanpa ada penyeragaman persepsi, dari sana IAIN  mengadakan workhsop untuk memberikan pemahaman kepada para peserta tentang pedoman perumusan visi pembinaan kemahasiswaan, dan juga memberikan pemahaman tentang managemen kelembagaan mahasiswa berbasis prestasi,” paparnya disela-sela acara.

Lebih jauh syahril menjelaskan, hasil workhsop ini nantinya akan dibuat dalam buku pedoman renstra sebagai acuan ditiap UKMK.

“Nantinya akan dibuat semacam Standar Opersional Prosedur (SOP) berbasis pada renstra kemahasiswaan, dalam arti,  kita ingin seluruh kegiatan mempunyai out put yg dihasilkan, UKMK tidak hanya sekedar mengelar kegiatan ceremoni, tapi perlu adanya hasil nyata yang diperoleh,” terangnya.

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com