Pembangunan Jalan Cor Beton Terbengkalai

 267 total views,  2 views today

hl-andalas-------Jalan-Talang-Akar-kondisinya-memprihatinkan-setelah-ditinggal-pergi-pemborongnya-PT-Wira-Buana

Jalan Talang Akar kondisinya memprihatinkan setelah ditinggal pergi pemborongnya PT Wira Buana

PALI | KS-Proyek pembangunan jalan cor beton di Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), yang belum selesai hingga saat ini  dikeluhkan oleh masyarakat sekitar.

Pasalnya, proyek betonisasi (pembangunan jalan cor beton -red), sepanjang 6 kilometer yang dikerjakan dua tahap terkesan ditinggalkan begitu saja tanpa kejelasan pasti.

Banyak warga yang mempertanyakan masalah tersebut, apakah benar pengerjaan jalan tersebut hanya sebatas itu. Warga sangat berharap, proyek pembangunan jalan dapat segera diselesaikan.

“Kondisinya sekarang putus-putus. Kerjaannya tidak selesai, molor alias tidak tepat waktu. Jadi kontraknya diputus pihak Pertamina,” ungkap Kepala Desa (Kades) Talang Akar, Rizal.

Dituturkan Rizal, pengerjaan jalan cor beton ini dilaksanakan sejak 2012 lalu oleh PT Wira Buana. Rencananya sepanjang 6 kilometer, dari Desa Talang Akar hingga ke Stasiun V. “Proyek ini dilakukan dua tahap. Tahap pertama sepanjang 3 kilometer. Demikian pula untuk tahap keduanya sepanjang 3 kilometer,” bebernya.

Namun, alih-alih untuk mengerjakan tahap kedua, sambungnya, untuk tahap pertama saja sampai detik ini pengerjaannya tak sampai 1 kilometer. “Ya, kira-kira baru sepanjang 800 meter. Itupun kondisinya putus-putus,” bebernya.

Kabarnya, disampaikan Rizal, pihak Pertamina akan melakukan tender ulang proyek jalan cor beton desa ini. “Sekarang pihak Pertamina sedang melakukan proses untuk tender ulang proyek jalan anggaran tahun 2012 itu,” sebutnya seraya mengatakan bahwa warganya sangat berharap proyek pengerjaan jalan ini dapat diselesaikan dengan segera sesuai kontrak.

Legal & Relation Pertamina EP Field Pendopo, M Haryono, mengatakan, pihak Pertamina dalam hal ini akan melakukan tender ulang untuk proyek jalan tersebut.

“Yang lama tidak kita bayarkan. Kontraknya sudah kita putus pada Agustus lalu dan pemborongnya kita black list (Daftar Hitam red). Jadi, rencana selanjutnya kita akan lelang lagi pakai anggaran tahun 2013. Mudah-mudahan terkejar. Dan semoga mendapat kontraktor yang bertanggung jawab. Semua prosesnya, baik itu persiapan lelang dan kontraknya dilakukan di Prabumulih,” papar Haryono, dibincangi di ruang kerjanya akhir pekan lalu.

Dituturkan Haryono, proyek cor beton di Desa Talang Akar sepanjang 6 kilometer tersebut seharusnya selesai pada Februari 2013 lalu. Proyek ini menggunakan anggaran tahun 2012 lalu (November) dengan masa pengerjaan 90 hari.

Namun hingga waktu yang ditentukan, proyek tersebut juga tak kunjung kelar. Jangankan untuk dua tahap, tahap pertama saja yang semestinya dikerjakan 3 kilometer separohnya saja tidak sampai.

Teks/Foto: Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster