Dalam Waktu Dekat, Delapan Anggota Dewan Akan di PAW

 285 total views,  2 views today

INDERALAYA|KS-Proses pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW), terhadap delapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Ogan Ilir (OI), dipastikan pada Senin, 9 September 2013 mendatang bertempat di ruang rapat paripurna dewan.

Pelantikan PAW sendiri langsung dilakukan oleh Ketua DPRD OI. Proses PAW berdasarkan SK 582-589/KPTS/II/2013 tanggal 31 Juli 2013.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD OI, Drs Iklim Cahya MM, diruang kerjanya, Selasa (3/9), kemarin.

Merurutnya, penetapan waktu tersebut berdasarkan hasil rapat bulanan Badan Musyawarah (Banmus), prihal penetapan waktu pelantikan tersebut.

“Alhamdulillah, kita sudah melakukan rapat Banmus terkait PAW. SK PAW sudah kita terima pada Juli lalu. Tanggal 9 September kita adakan Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda pelantikan PAW,” ungkap Iklim.

Iklim menambahkan, sepanjang tidak ada instruksi penundaan, maka dewan akan menjalankan aturan yang telah ditetapkan.

“Seluruh partai sudah mengeluarkan surat rekomendasi yang ditujukan ke dewan. Jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda prose PAW tersebut,” tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga mengundang Bupati OI, H. Mawardi Yahya, Wabup, HM Daud Hasyim, Kapolres OI, AKBP Deni Dharmapala, SKPD serta beberpa instansi. “Pada PAW nanti kita juga mengundang bupati, wabup SKPD serta instansi lain,” ungkapnya.

Disinggung hak anggota dewan yang terkena PAW, Iklim menjelaskan, sejak dikeluarkan SK dari gubernur, hak-hak anggota dewan lama dihentikan.

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan), Baihaki, menambahkan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan undangan yang akan disebar untuk hadir dalam PAW tersebut.

“Kita sudah agendakan 9 September nanti, sekarang kita lagi buat undangan untuk di sebar,” ucapnya.

Untuk hak-hak dewan yang di PAW, lanjut sekwan, hak-hak keuangan bagi delapan dewan uang sudah di PAW sejak turunnya SK dari gubernur sudah tidak mendapatkan hak-hak keuangan seperti gaji, tunjangan dan lain-lain.

“Selain itu juga dewan sudah tidak ada hak protokoler seperti fasilitas dan kunjungan kerja,” ungkapnya.
Disinggung mekanisme mengembalian fasilitas, Baihaki menjelaskan, pihaknya saat ini belum melakukan pengambilan fasilitas sebelum ada pelantikan PAW.

“Tapi kita sudah memberikan himbauan secara tertulis kepada anggota dewan yang di PAW agar mengembalikan fasilitas. Tapi kalau himbauan dan surat itu tidak digubrisnya maka akan di tarik paksa. Nanti Sat Pol PP yang akan narik karena itu punya negaran,” pungkasnya.

Kedepalan aggota dewan yang akan di PAW yakni dari Partai Golkar Amirul Mukminin menggantikan Darwin Harja, dan M. Salim AK menggantikan Andi Azhari.

Partai Bintang Reformasi (PBR), Azmin H Sardini ganti Irawadi sahil sahal dan H. Edison Mulkan menggantikan Sonedi. Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Arham Padoli menggantikan Hardi Sofuan dan Harman Nadi gantikan Yenny KH Makmun. Partai Perjuangan Indinesia Baru (PPIB), Kusnadi S.ip menggantikan Taskiyah, dan Partai Pelopor Muryani menggantikan Fathul jaya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster