LCKI Pali Akan Bagikan Kaki dan Tangan Palsu

 305 total views,  2 views today

Bantu-penyandang-cacat

LCKI bantu Penyandang Cacat

PALEMBANG | KS-Sedikitnya tujuh penyandang cacat tuna daksa asal kabupaten PALI akan mendapatkan kaki dan tangan palsu. Kepastian ini setelah tujuh penyandang cacat ini melakukan pengukuran di Sekretariat LCKI Sumsel, Sabtu (31/8) lalu.

LCKI atau Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia bekerja sama dengan Pemprov Sumsel membagikan kaki dan tangan palsu bagi penyandang cacat di Sumatera Selatan.

Meski baru terbentuk, Kabupaten PALI tidak mau ketinggalan. Tujuh warga penyandang tuna daksa yang berhasil didata diberangkatkan dari PALI dan dilepas langsung Penjabat Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM.

Menurut Ketua LCKI Pali, Athong Dewanto SH MKn, kegiatan bakti sosial seperti ini merupakan agenda rutin organisasi yang digawanginya itu. “Setiap enam bulan kita akan rutin membantu masyarakat dengan program berbeda-beda. Dan itu gratis,” ujarnya.

Sambungnya, program pemberian kaki dan tangan palsu gratis ini akan kembali digelar lagi enam bulan mendatang. “Enam bulan lagi kita akan gelar program serupa. Jadi bagi warga yang membutuhkannya masih terbuka peluang,” ungkap Athong yang juga notaris di Talang Ubi ini.

Dalam program yang didukung penuh Pj Bupati PALI ini, lima warga bakal diberikan kaki palsu sedangkan dua lainnya tangan palsu.

Warga yang mendapat tangan palsu yaitu Zainal Abidin warga Talang Ojan dan Sunardi warga Curup Kec Tanah Abang. Sedangkan kaki palsu diberikan pada Cik Ming (Desa Raja Jaya Kec Penukal), Saparudin (Betung Kec Abab), Riri Irawan (Simpang Raja Kec Talang Ubi), dan Trisno (Harapan Jaya Kec Tanah Abang). Sedangkan Mawaddah warga Desa Purun Kec Penukal diberikan kaki sekaligus tangan palsu, mengingat sejak lahir Mawaddah menderita cacat pada sepasang kaki dan sebelah tangannya.

Bupati Pali, lanjut Athong, sangat mendukung kegiatan seperti ini. “Berkat dukungan penuh Bupati lah, acara seperti ini bisa dilaksanakan” ungkap dia.

Athong juga menambahkan, LCKI sudah mempersiapkan program pemberian kursi roda dan kacamata-plus juga secara gratis. “Kita berikan cuma-cuma. Semata-mata sebagai bentuk kepedulian kita. Dan kita juga menjamin program ini bebas dari propaganda politik. Kita murni tidak main politik,” pungkasnya.

Teks/Foto : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster