LIMA TON MINYAK TANAH Ilegal DI SITA POLISI

 194 total views,  2 views today

Minyak-Tanah-yang-disita

Minyak Tanah yang disita

KAYU AGUNG,KS-Hanafih (52), warga Mangga Besar RT 1/5, Kelapa Tujuh, Kecamatan Kota Bumi Lampung Utara beserta istri ketiganya Evi Yulianti (18) dan anak buahnya Sahni alias Sani (50), warga Kali Bening Raya, Dusun 1, RT2 RW 2 Lampung Selatan, diamankan petugas Polres OKI lantaran sedang membawa minyak tanah ilegal sebanyak 5ton.

Ketiganya saat ini berada di Mapolres OKI untuk dilakukan pemeriksaan terkait minyak tersebut.

Informasih yang dihimpun Kabar Sumatera dilapangan, jajaran Mapolres K Kabupaten OKI, pada hari kamis dini hari melakukan razia gabungan dengan Mapolsek Kayuagung demi menjaga keamanan dan ketentraman.

Dalam perjalanan razia, petugas menemukan sebuah mobil disel truk warna abu-abu dengan nomor plat BE 9943 E yang hendak menuju Lampung Utara tempat terdakwah tinggal.

Namun, saat melintas, truk tersebut diberhentikan petugas dan menanyakan apa yang dengan dibawanya. Setelah terdengar kata minyak, petugas langsung melakukan pemeriksaan.

Tersangka Hanafih mengatakan, barang illegal tersebut di dapat dari Tanjung Petukan Kecamatan Kelapa Tinggi, Muba, dibeli dengan masyarakat seharga 4.300 perliter.

“Kemudian barang tersebut bakal di bawa kelampung untung dijual secara pribadi. Ya, pak kami ambil dengan modal 4.300 dan dijual dengan harga 6000 perliter,” tuturnya.

Menurutnya minyak tanah tersebut berjumlah 4.560 liter atau sekitar 5 ton, barang tersebut milik pribadi dan dijual secara pribadi. “Kami ambil dari Muba dan dibawah kelampung untuk dijual kembali,” ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim, Surachman, kemarin mengatakan, jika pihaknya telah menyita sebuah mobil kul disel truk yang telah membawah minyak tanah tanpa izin atau penyalaunaan tanpa izin, ditangkap melalui razia gabungan.

“Tersangkah ada 3 orang, satu sopir dan istrinya dan anak buah sopir, mereka sudah diamankan di Mapolres OKI untuk di minta keterangannya, kami saat ini masih menyelidiki lebih jauh kasus ini,” singkatnya.

Teks : Emil Hidayat

Editor : Junaedi abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster