Oktober, Benih Unggul Bersubsidi Akan Dibagikan

 305 total views,  2 views today

bibit-padi

KAYUAGUNG, KS-Benih unggul bersubsidi yang pernah direncanakan pada bulan Maret 2013 lalu namun tertunda, kini  pendistribusiannya kembali direncanakan pada Oktober 2013 mendatang.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, benih bersubsidi merupakan bantuan langsung dari Kementrian Pertanian Republik Indonesia untuk willayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), khususnya yang tengah melakukan penanaman padi pada bulan Maret sampai Oktober yang masuk ketegori  daerah tadah hujan tersebut seperti Kecamatan Lempuimg, Lempuing Jaya, Air Sugihan, dan sebagian Kecamatan Sungai Menang.

Usman,  warga Lempuing Jaya,  Kabupaten OKI mengatakan, dirinya merasa senang jika pada bulan Oktober mendatang para petani mendapatkan benih unggul.

“Dari bulan Januari, kami tunggu-tunggu. Saya kira benih tersebut gagal dibagikan ternyata hanya ditunda,” ujarnya.

Menurutnya, benih unggul tersebut sangat membantu para petani, pasalnya dengan kebutuhan yang semangkin meningkat saat ini akan membantu menurangi beban para petani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKI, Ir. Asmar Wijayah M.Si, Senin (26/8), mengatakan, benih bersubsidi merupakan bantuan langsung dari Kementrian Pertanian Republik Indonesia yang diperuntukan bagi para petani lahan tadah hujan yang ada diwilayah Kabupeten OKI khususnya.

“Untuk tahap pembagian benih bersubsidi tersebut yakni kami akan langsung memanggil kelompok tani yang ada di Kabupaten OKI. Masalah siapa yang bakal menerima bantuan tersebut, tergantung dengan usulan dari masyarakat,” bebernya.

Masih kata kepala dinas, semoga dengan didistribusikan benih ini bakal mengurangi beban masayarakat Kabupaten OKI khususnya dan dapat memperbanyak hasil para penai dalam bercocok tanam kedepannya.

Ia menambahkan, masalah ketentuan yang diberlakukan dalam pembagian benih unggul bersubsidi ini, 75 persen harganya ditanggung oleh pemerintah dan 25 persen sisanya ditanggung oleh para petani.

“Ini berarti jika harga benih tersebut Rp 8.000 perkilogram, berarti petani cukup menebusnya dengan Rp 2.000 perkilogram tanpa adanya biaya tambahan. Dinas Pertanian Kabupaten OKI hanya ingin membantu mengurangi beban para petani,” pungkasnya.

Teks : Emil Hidayat

Editor : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster