Prabumulih Tuan Rumah Ultah Pramuka Se Sumsel

 118 total views,  6 views today

Laporan-Upacara-Hari-Gerakan-Pramuka-ke-52-tahun-2013-di-Lapangan-Prabujaya-Prabumulih

Laporan Upacara Hari Gerakan Pramuka ke 52 tahun 2013 di Lapangan Prabujaya Prabumulih

Prabumulih, KS-Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT), Gerakan Pramuka yang ke 52 tahun 2013 untuk wilayah Sumatera Selatan dipusatkan di Kota Prabumulih tepatnya di lapangan Prabujaya, Kota Prabumulih.

Peringatan tersebut diikuti hampir seluruh utusan dari Kabupaten/Kota se Sumatera Selatan.

Hadir dalam peringatan tersebut Wakil Ketua Kwarda Pramuka Sumsel, Sulastro Suarno, Ketua Gerakan Pramuka Sumsel, Shobur, Walikota Prabumulih, Ir. Ridho Yahya, MM sebagai Ketua Majalis Daerah Pramuka Prabumulih serta wakil-wakil dari Kabupaten/Kota.

Selain itu juga dihadiri instrukstur Gerakan Pramuka maupun Pembina Gugus Depan Pramuka dan juga anggota Kwarcab dan Kwaran se Sumatera Selatan dan utusan dari sekolah dari seluruh Kota Prabumulih.

Peringatan tersebut dimaksudkan untuk mendorong perkembangan agar lebih mencintai Pramuka dan dapat mendisiplinkan diri masing-masing.

Selain itu, Hari Gerakan Pramuka juga untuk mendorong perkembangan dan kemandirian untuk mempercepat keberhasilan dalam upaya pembentukan karakter kaum muda yang lebih baik, sehingga dapat menjadi warga Negara yang bertanggung jawab serta calon pemimpin bangsa yang lebih handal pada masa depan.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Prof. Dr. H. Azrul Azwar, MPH yang dibacakan oleh Wakil Ketua Gerakan Pramuka Sumsel Sulastro.S mengatakan,  meski saat ini ilmu pengetahuan dan tekhnologi sudah berkembang, namun manusia tetap sebagai faktor penentu yang paling utama.

“Untuk itulah kita ingin membangun manusia yang memiliki karakter, serta membangun bangsa yang memiliki watak yang kuat, bukan hanya membangun manusia bangsa atau kaum muda cerdas,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini, kaum muda dihadapkan pada dua masalah besar yaitu yang berkaitan dengan masalah sosial dan masalah kebangsaan. Masalah sosial meliputi penggunaan narkoba, hubungan seks bebas (seksual pra nikah) dan aborsi yang disebabkan pergaulan bebas, perkelahian, tawuran dan kekerasan serta kriminilitas remaja.

“Sedangkan masalah yang kedua adalah masalah kebangsaan meliputi antara lain solidaritas sosial rendah, semangat kebangsaan rendah, semangat bela negara rendah, dan semangat persatuan dan kesatuan rendah,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk dapat terselenggaranya berbagai program kepramukaan, diperlukan kemandirian pembiayaan yang hingga saat ini masih belum berhasil diwujudkan.

Dirinya menghimbau, agar secara bersama-sama meningkatkan kuwalitas gugus depan sebagai wahana pendidikan karakter bangsa. “Untuk itu Tema hari Gerakan Pramuka ke 52 tahun 2013 ini adalah wujudkan bangsa yang berkarakter dan bermartabat melalui Gerakan Pramuka. Komitmen Gerakan Pramuka sangat tinggi terhadap pembentukan karakter bangsa yang lebih baik,” pungkasnya.

Teks  : Irsan Matondang

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster