MR X Diduga Jadi Korban Buaya Mukut

 391 total views,  2 views today

BANYUASIN/KS-Warga Desa Mukut, Kecamatan Pulau Rimau, Sabtu (24/8),  di gegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identidas yang mengapung  mengapung dialiran sungai mukut, tepatnya disekitar jembatan Tanah Kering yang terkenal angker dan sarangnya buaya ganas mukut Pulau Rimau (Crocodile Mukut Tiger Island).

Kapolsek Pulau Rimau, AKP Amir Jhon kepada saat dihubungi membenarkan adanya penemuan Mr X yang indentiasnya masih teka teki tersebut.

Dikatanya, penemuan terjadi pukul  22.00 WIB pada hari sabtu malam minggu oleh warga yang pulang memancing ikan dialiran sungai mukut tersebut.

“Dari keterangan warga, saat mereka pulang mancing melewati jembatan tanah kering terlihat mayat mengapung dengan bau yang cukup menyengat.

Setelah mayat dipinggirkan lanjut dia, warga langsung melaporkan penemuan MR X ke Mapolsek Pulau Rimau via ponsel dan juga datang langsung kepolsek.

“Mendegar laporan warga, saya bersama Kanit Intel dan Kanitres serta anggota lainya langsung turun kelapangan bersama ambulan dari RSUD Banyuasin guna melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut,” bebernya.

Sementara itu, sulitnya medan nampaknya proses evakuasi berjalan lamban. Beberapa jam mayat baru berhasil diangkat oleh pihak polisi bersama warga, keatas jembatan Tanah Kering.

“Evakuasi cukup lamban karena posisi mayat dibawah jembatan, namun setelah bahu membahu barulah berhasil kita lakukan pengankatan. Sekitar Pukul 5.30 mayat sampai dipolsek, lalu diberangkatkan ke Palembang. Pukul 07.00 WIB tiba di RSUMH Palembang dan langsung dilakukan otopsi oleh dokter forensik,” tegasnya.

Amir Jhon mensinyalir, Mr X yang berjenis kelamin laki-laki diduga menjadi korban amukan binatang buas berupa buaya mukut dan bukan korban mutilasi seperti isu yang menyebar dimasyarakat Pulau Rimau saat.

“Kita duga korban dimangsa buaya dan sudah lama berada dalam air, antara 3 hingga 4 hari lalu karena tidak ada bekas luka sayat pada tubuh korban, yang ada hanya bekas gigitan binatang buas. Kalau dimutilasi, tidak mungkin kaki kiri hilang hingga ke bagian pinggang. Kepalanya juga hilang dan hanya gigi pada rahang bawah yang tersisa serta pergelangan kaki kaki kanan putus,” tandasnya.

Sementara itu, Mat Roni (42) Warga Mukut menduga MRX merupakan warga Desa Kuala Puntian yang hilang diterkam buaya dialiran Sungai Teluk Betung beberapa waktu lalu.

“Beberapa waktu lalu nelayan kuala puntian kan hilang, mungkin itulah mayatnya yang terus mengapung dilaut dan terdampar kesungai mukut ini karena sungai mukut tembus menembus dengan sungai mauara Teluk Betung maupun Kuala Puntian,” pungkasnya.

Teks : Diding Karnadi

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster