Honorer K2 Yang Lulus Seleksi Akan Diangkat Bertahap

 390 total views,  2 views today

cpns

PALEMBANG, KS-Walau lulus dalam seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) mendatang, bukan berarti semua tenaga honorer katagori 2 (K2) yang lulus tersebut akan langsung diangkat sebagai abdi negara.

Pemerintah Kota (pemkot) Palembang, akan melakukan pengangkatan mereka sebagai pegawai negeri sipil (PNS) secara bertahap, dengan mempertimbangkan kebutuhan pegawai dilingkungan pemkot.

“Namun itu kita lakukan, jika mereka banyak yang lolos seleksi. Kalau kita langsung seluruhnya diangkat, dikuatirkan alokasi belanja tidak langsung untuk membayar gaji pegawai akan membengkak,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Palembang, Kurniawan ketika dibincangi, kemarin.

“Kalau yang lulus lebih dari separuh, kemungkinana pengangkatan dua tahap. Tahun ini dan tahun depan, sebab disesuaikan dengan formasi di setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan alokasi belanja pegawai,”sambungnya.

Selama belum dilantik sebagai PNS, tenaga honorer K2 yang lulus ujian itu akan tetap terdata sebagai tenaga honorer.  Ia menjelaskan, kebijakan pengangkatan bertahap ini biasanya bisa saja dilakukan karena keterbatasan alokasi dan penempatan kebutuhan PNS di SKPD.

Jika seluruh PNS yang lulus diangkat semuanya, maka dikhawatirkan tahun depannya masih akan kekurangan PNS. “Padahal Palembang, tidak mendapat kuota lagi untuk penerimaan PNS umum,”ujarnya.

Lebih jauh Kurniawan menjelaskan, K II honorer Pemkot Palembang awalnya berjumlah 1.665 orang, namun setelah melewati beberapa tahap seleksi berkurang sehingga tersisa hanya 1581 honorer.

“Palembang masih banyak memerlukan tenaga teknis dan guru tapi memang kita tidak bisa membuka formasi umum karena tidak diizinkan pemerintah pusat,”ucapnya.

Sebelumnya Kurniawan mengatakan, dalam seleksi CPNS nanti untuk tenaga honorer K2, tidak ada istilah formalitas. Kelulusan sebutnya, akan ditentukan passing grade.

Namun berapa nilai passing grade yang bakal ditetapkan Kemenpan, BKD menurutnya belum menerima informasi resmi dari Kemenpan.  “Begitu juga dengan kepastian kapan ujian, kita belum dapat informasi. Awalnya ujian tertulis bakal dilaksanakan akhir September, tapi tiba-tiba berubah awal Oktober. Semua persiapan dan pelaksaan ujian tertulis sendiri memang dilakukan di Palembang, namun prosedur distribusi soal, waktu dan tempat belum diketahui hingga kini,” bebernya.

Rencananya ujian itu digelar di SMAN 1, Srijaya negera, SMAN 3, SMPN 9 dan sekolah yang berdekatan sekitarnya. Pengawasnya dilakukan oleh guru, sekolah bersangkutan.

“Kita hanya menyiapkan tempat tes, nomor tes, dan menyiapkan pengawas soal kesiapan lain semua diatur Kemenpan karena Palembang hanya lokasi tes saja soal hasil tes dan penilaian sepenuhnya dilakukan di Jakarta,”tukasnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster