Areal Parkir Masjid Agung Berlakukan Tarif Parkir Progresif

 427 total views,  4 views today

parkir

PALEMBANG, KS-Kebijakan tarif parkir progresif, ternyata kini tidak hanya berlaku di kawasan pasar modern dan kawasan parkir tertentu saja di Palembang. Kini sistem tarif parkir progresif itu, juga diberlakukan di areal parkir Masjid Agung.

Kondisi ini tak pelak dikeluhkan oleh sejumlah jemaah masjid terbesar di Sumatera Selatan (Sumsel) itu. Antoro (35), salah satu jemaah Masjid Agung misalnya mengaku, keberatan dengan tarif parkir progresif yang diterapkan Yayasan Masjid Agung itu.

“Ini kan masjid, bukan mal. Orang kesini tujuannya bukan untuk berbelanja tetapi untuk beribadah, kok malah memberatkan masyarakat dengan diterapkannya sistem tarif progresif,”keluh Antoro ketika dibincangi Kabar Sumatera saat hendak beribdah di masjid itu, Minggu (25/8) siang.

Seharusnya kata Antoro, tempat ibadah tidak perlu ada sistem parkir progresif. “Sebenarnya memang ada masjid-masjid yang bayar parkir, namun tidak dengan tarif parkir progresif sebab itu memberatkan,”ucapnya.

Menurutnya, selama biaya parkir memang untuk kepentingan dan kemajuan masjid,  masyarakat tidak mempersoalkannya.  Namun dengan tarif parkir progresif sudah sangat memberatkan.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Umum Yayasan Masjid Agung Palembang, Ki Agus Ahmad Sarnubi mengatakan, tarif parkir progresif yang diberlakukan di lingkungan Masjid Agung karena pengelolaanya bukan murni dilakukan Yayasan Masjid Agung.

Areal parkir di Masjid Agung sebutnya, masuk dalam areal parkir resmi Pemerintah Kota (pemkot) Palembang. Sehingga pendapatan dari parkir tersebut bebernya, dikenakan retribusi oleh pemkot.

“Untuk pengelolaan parkir disini, kami bekerjasama dengan pihak ketiga. Pendapatan dari parkir tersebut, akan dimasukkan dalam pendapatan untuk pengembangan Masjid Agung,”ujarnya.

Ia juga menyebut, dengan penerapkan tarif parkir progresif tersebut maka pengelolaan parkir di kawasan Masjid Agung akan dilakukan secara profesional. “Masyarakat yang memarkirkan kendaraanya, akan lebih aman meninggalkan kendaraanya.  Sebab keamanannya lebih terjamin, ini tujuannya untuk kenyamanan jemaah juga,” imbuhnya.

Untuk sementara sambungnya, areal parkir yang terkena tarif progresif ini baru diberlakukan untuk sepeda motor saja. Namun kedepannya, akan diperluas untuk kendaraan roda empat.

“Kita akan memperluas areal parkir, untuk kendaraan roda empat. Kita perlu melakukan pengerasan lebih dahulu di areal tersebut, karena areal itu sebelumnya adalah taman,”tukasnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster