Renovasi Eks Kantor Pol PP Habiskan Dana Rp10 Miliar

 440 total views,  2 views today

pol-pp

Ilst. Pol PP | net

PALEMBANG, KS-Eks kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Palembang, rencananya akan digunakan oleh Pemerintah Kota (pemkot) Palembang menjadi restoran yang akan menyajikan makanan khas Palembang.

Eks balai pertemuan yang dipakai di era pemerintahan Kolonial Belanda itu, kini sedang di renovasi. Diprakirakan, untuk merenovasinya menelan dana Rp8 miliar sampai Rp10 miliar.

Setelah selesai, pengelolaanya nanti diserahkan ke PT Adhitana.  Direktur PT  Adhitana, Choki Soesilo memastikan renovasi gedung itu tidak akan mengubah keaslian bangunan. Sebab, restoran yang menjual makanan khas Palembang ini akan mengusung konsep klasik modern.

“Sebenarnya bangunan ini tidak terlalu tua, karena berdiri 1951. Kalau kita pelajari, dari segi layout persis gedung pertemuan, kondisi ini tidak kita ubah. Makanya restoran ini kita beri nama Kuto Besak Teater Restoran,”jelasnya saat ditemui di Hotel Arista, Jumat (23/8).

Choki menjelaskan, ide pembangunan restoran ini berawal dari inisiatif Wali Kota Palembang, Romi Herton. Lokasi gedung dinilai cukup strategis, karena berada dalam area kunjungan wisatawan. Sehingga, keberadaan tempat santai bagi wisatawan dirasa perlu oleh Pemkot Palembang.

“Dalam memajukan pariwisata, perlu ada tempat baru yang disiapkan salah satunya restoran ini karena bisa menjadi tempat santai bagi wisatawan. Kita berharap, penambahan fasilitas ini bisa membuat wisatawan lebih lama tinggal di Palembang,”katanya.

Menurutnya, desain asli bangunan tersebut tidak di ubah. Pihaknya akan melakukan penambahan gedung untuk toilet dan dapur berstandar internasional. Sementara, gedung utama diprioritaskan penambahan interior klasik dan modern.

“Bentuk dasar seperti asli kita hanya merubah interior, dalam gedung utama juga ada 4 prived room dan main hall berkapasitas 400-500 orang. Dalam main hall tetap ada panggung yang bisa dibuat pertunjukan,”terangnya.

Untuk makanan, Choki menambahkan, restoran ini akan menyajikan makanan khas Palembang dengan kemasan modern. Tak hanya itu, pihaknya juga akan menjual souvenir baik makanan maupun barang.

“Kita juga menjual masakan umum, agar menu yang disajikan tidak bosan. Tapi kita prioritaskan masakan khas Palembang. Kami jamin tidak akan menjual minuman berakohol,”akunya.

Saat ini, renovasi gedung tersebut masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai desain interior pada 12 September nanti.  “Pengerjaan dilakukan bertahap untuk mengejar Islamic Solidarity Games (ISG), penyempurnaan seperti penambahan pernak-pernik akan dilanjutkan. Proses renovasi sekitar 50persen, sekarang sedang dilakukan pengecatan, fasilias penunjang dan perubahan kusen karena banyak lapuk. Kita sedang mengubah interior bangunan,”tukasnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster