Kepala DPPKD : Dana Pelantikan Bupati Sudah Cair Sebelum Lebaran

 146 total views,  2 views today

BANYUASIN/KS-Dana pelantikan Bupati priode 2013-2013 yang batal dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus 2014 yang lalu sebesar Rp 600 juta ternyata sudah dicairkan pada tanggal 25 juli 2013 yang lalu.

Kepala Dinas Pengelolaan Pendapa Keuangan Dan Aset Daerah,  Efendi AK saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengungkapkan bahwa dana pelantikan tersebut sudah dicairkan.

“Dana Pelantikan Bupati terpilih sebesar Rp 600 juta itu sudah di cairkan jelang lebaran Idul Fitri yang lalu yaitu pada  25 juli 2013,” ungkap  Efendi, Jum’at (23/08)

Menurutnya, dana yang diambil untuk pelantiakan sebesar 600 juta itu telah dianggarkan dalam APBD Banyuasin 2013. Dana tersebut dari  pos  program  peningkatan kapasitas DPRD Banyuasin dengan judul Pelantikan Bupati Banyuasin.

Ia menambahkan, pencairan dana pelantikan terpaksa dicairkan lebih awah. Mengingat, saat itu akan libur panjang Idul Fitri. “Karana khawatir pelatikan akan jadi, terpaksa kami cairkan sebelum libur panjang, kalau sampai kami tidak mengeluarkan kami akan disalahkan,” jelasnya.

Efendi juga mengatakan bahwa dana tersebut bisa dicairkan karana ada permintaan dari Sekwan. “Dana diajukan oleh sekwan pada tanggal 23 Juni 2013 sebesar Rp 600 Juta, Setelah kami teliti dan berkas kami angap cukup maka dana yang diajukan oleh sekwan itu kami kabulkan,” sambungnya.

Yang jelas, kata dia, pihaknya mengeluarkan dana tersebut karena ada permintaan, dalam hal ini permintaan dari sekwan. Sementara mengenai penggunaanya merupakan kewenangan SKPD masing-masing,” sambungnya.

Disinggung  pelantikan batal, Efendi menjabarkan, pembatalan pelantikan bupati bukan merupakan tanggungjawap pihaknya. “Yang jelas, dana yang diambil dari DPPKAD itu harus dipertanggung jawabkan melalui bukti-bukti pertanggungjawaban. Paling lambat satu bulan harus diserahkan ke DPPKAD,” tegasnya.

Untuk pengajuan anggaran lagi, Efendi menjelaskan, pihaknya tidak mungkin mengeluarkan lagi dana untuk pelantikan kembali. “Rasanya tidak mungkin kecuali kalau pada anggaran perubahan  nanti DPRD Banyuasin menganggarkan  kembali,” tukasnya.

Teks : Diding Karnadi

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster