FPTI Sumsel Seleksi Atlet Terbaik

 302 total views,  2 views today

anneahira

Ilst. Panjat Tebing | Anneahira.com

PALEMBANG | KS-Demi mendapatkan atlet panjat tebing terbaik di Sumatera Selatan (Sumsel) yang bakal diikutsertakan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Senior 2013, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumsel akan melakukan penjaringan dalam bentuk Seleksi Daerah (Selekda).

Proses selekda terbuka bagi seluruh atlet putra dan putri yang berasal dari organisasi pecinta alam, club panjat tebing dan Pengurus Cabang (Pengcab) FPTI yang ada di 15 kabupaten/kota di Sumsel. Ada tiga kategori yang akan dipertandingkan pada selekda ini yakni lead, speed dan boulder dengan masing-masing kategori putra dan putri.

Nantinya, para atlet yang berhasil terpilih akan dibina dan diikutsertakan dalam pemusatan latihan daerah (Pelatda). Adapun proses seleksi sendiri akan dilaksanakan pada  24-25 Agustus 2013 di Arena Panjat Tebing, Jakabaring Sport City, Palembang.

Ketua Umum FPTI Sumsel, Iwan Kurniawan mengatakan, seleksi ini dilakukan agar pihaknya bisa benar-benar memperoleh atlet terbaik sehingga pada saat kejurnas nanti Sumsel bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Lebih jauh dijelaskannya, sampai saat ini tanggal pasti pelaksananya memang belum ada dan masih menunggu surat dari PB FPTI.  Namun dia memastikan jika pelaksanaan Kejurnas Senior Panjat Tebing ini akan digelar pada akhir tahun nanti antara bulan Oktober dan November mendatang.

Iwan melanjutkan, Sumsel sendiri ditunjuk menjadi tuan rumah melalui surat penunjukan langsung dari PB FPTI setelah Jambi dan Semarang yang sebelumnya ditunjuk menyatakan bahwa mereka belum siap.

“Kita ditunjuk oleh PB FPTI karena kita dinilai sudah siap untuk menjadi penyelenggara setelah sebelumnya sukses menggelar SEA Games XXVI tahun 2011 lalu. Selain itu, venue Panjat Tebing yang kita miliki telah memenuhi standar internasional. Dengan adanya penunjukan ini, maka kita harus siap untuk menggelar Kejurnas Senior walaupun penunjukan dilakukan secara mendadak,” ungkapnya.

Karena itulah, dia sangat berharap agar pada selekda nanti seluruh atlet pemanjat dari Pengcab FPTI Se-Sumsel, klub dan mapala yang ada dapat benar-benar memaksimalkan ajang ini untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Untuk selekda ini, kita berharap minimal bisa mendapatkan dua atlet di setiap nomor yang akan dipertandingkan. Karena ini akan menjadi tolak ukur bagi mereka untuk masuk dalam rangking nasional, sehingga bisa memiliki kesempatan berlaga di even yang lebih tinggi mulai dari SEA Games, Asean Games dan lainnya,” jelasnya.

Ketua Harian FPTI Sumsel Rizal Priharu Lubis menambahkan, pada ajang selekda ini para pengurus daerah sangat diharapkan bisa lebih aktif dalam mengirimkan perwakilannya, sehingga nantinya dapat dihasilkan lebih banyak talenta pemanjat muda yang akan membawa nama Sumsel di berbagai ajang kejuaraan baik di tingkat nasional hingga internasional.

“Semakin banyak atlet maka akan semakin banyak pula peluang bagi kita untuk mendapatkan bibit-bibit baru pemanjat. Kita harus mencontoh pembinaan yang dilakukan oleh kawan-kawan dari daerah Jawa Tengah. Mereka berhasil memaksimalkan potensi yang ada,” ungkapnya.

Bahkan saat ini Jawa Timur yang dulunya dikenal sebagai daerah yang menguasai cabor panjat tebing kalah bersaing dari Jawa Tengah yang berhasil keluar sebagai juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau lalu.

Lebih jauh dijelakan oleh pria yang akrab dipanggil Ucok ini, Sumsel sebenarnya bisa mencontoh keberhasilan Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam hal pembinaan atlet khususnya panjat tebing.

Apalagi saat ini hampir di seluruh pengda sudah memiliki fasilitas yang cukup memadai, tinggal lagi kemauan dari para pengurus itu untuk mengembangkan dan membina para pemanjat muda agar mampu memaksimalkan poyensi yang ada pada mereka.

“Hal itu terlihat dari hasil sirkuit kemarin di mana pertisipasi dari pengda-pengda lainnya masih minim. Padahal jika mereka (atlet) berprestasi, maka kita akan maksimalkan potensi yang mereka miliki dengan mengikut sertakan di berbagai ajang kejuaraan nasional,” tukasnya.
TEKS: SADAM MAULANA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster