SFC Enggan Disebut PHP,

 216 total views,  2 views today

dody-reza

Ilst, Foto Diego Michiels Saat mengikat Kontrak dengan SFC Bebberapa Waktu Lalu.

PALEMBANG | KS-Membentuk skuad lebih solid di musim depan, Manajemen Sriwijaya FC (SFC) berjanji bakal menggelontorkan budget tak sedikit guna mendatangkan pemain berkualitas. Tak menutup kemungkinan, satu pemain top dunia akan didaratkan menjadi penghuni anyar Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang.

Presiden SFC, Dodi Reza Alex mengungkapkan, hal tersebut bisa saja terjadi. Dengan kondisi finansial yang lebih sehat dan waktu persiapan cukup, manajemen bahkan telah melisting dan menjalin kontak beberapa pemain. Mulai dari bintang lokal hingga pemain asing berkelas.

“Kita sudah menjalin kontak dengan beberapa nama pemain saat ini. Namun siapa saja mereka (pemain yang dibidik) kita belum dapat bocorkan. Kita tidak ingin disebut Pemberi Harapan Palsu (PHP) terhadap suporter,” ungkap Dodi.

Bungkam terhadap nama-nama pemain bidikan, Dodi menjelaskan manajemen memiliki alasan kuat selain enggan disebut PHP. Yakni, dapat mengganggu konsentrasi tim yang kini tengah fokus menatap empat laga sisa kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini.

Apalagi, dalam waktu terdekat atau besok, Sabtu (24/8), Laskar Wong Kito (julukan SFC) akan bertarung menghadapi salah satu tim kuat, Mitra Kukar. Kendati berlaga di kandang, namun bisa saja mempengaruhi konsentrasi tim jika ada isu tak sedap.

Bisa jadi, pemain yang bersinggungan langsung terhadap isu transfer bakal terganggu, akibat merasa posisinya sebagai punggawa SFC terancam alias bakal terdepak dari tim besutan Kas Hartadi di musim depan.

“Ini yang tidak kita harapkan. Tidak etis jika pemain bidikan langsung dibocorkan saat kompetisi masih bergulir. Apalagi jika pemain bersangkutan gagal kita rekrut,” jelas putra Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin.

Tanpa menyebutkan nama, Dodi sedikit memberikan gambaran tentang kriteria pemain asing yang tengah dijajaki ialah yang bersangkutan pernah tampil di gelaran Piala Dunia. Bukan dari Amerika Latin maupun Benua Afrika, melainkan dari Benua Eropa.

Soal harga Dodi tak sungkan mengungkapkannya jika sang pemain dipatok dengan harga tinggi mencapai hingga Rp 5 Milliar. Bandrol yang terbilang fantastis jika dibandingkan pemain-pemain impor yang beredar di sepakbola tanah air.

“Berdasarkan penjajak bandrolnya memang cukup tinggi. Dia pemain berkualitas yang mematok harga fantastis,” tukasnya.

TEKS: SADAM MAULANA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster