Pelantikan Bupati Masih Kelam

 121 total views,  2 views today

 

BANYUASIN/KS-Teka teki kapan akan dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin terpilih, hingga saat ini masih belum bisa ditebak. Meski demikian, dana yang telah dianggarkan sebesar Rp600 juta diyakni masih tersisa, dan sisa anggaran inilah yang nantinya akan dipergunakan untuk menggelar pelantikan, yang sebelumnya tertunda itu.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuasin, H Agus Salam, saat dibincangi, Kamis (22/8). Menurut dia, dana yang telah diplot Rp600 juta itu, pastinya pada pelantikan yang seharusnya digelar 14 Agustus yang lalu itu masih ada sisanya, dan tidak mungkin habis terpakai.

“Angka itu kan untuk pagunya saja, apakah anggaran itu sudah habis atau masih tersisa yang tahu Sekwan Karena dia yang menggunakannya. Tetapi, tidak mungkin habis seluruhnya, pasti ada sisanya. Sisa inilah nantinya akan kita pergunakan untuk menggelar pelantikan yang tertunda kemarin,” ungkap Agus Salam.

Dengan dana yang kemungkinan besar akan tersisa sedikit itu, Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, tentunya acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin terpilih ini akan digelar dengan sederhana mungkin, disesuaikan dengan dana yang ada.

“Ya paling-paling makan seadanya dan mengundang tamunya juga akan lebih sedikit, tidak sebanyak pada waktu itu. Namun yang pasti, yang harus dipahami kenapa kita menggelar pelantikan, karena didasari oleh masa kepemimpinan bupati yang akan habis pada 14 Agustus lalu,” jelas dia.

Dengan berpedoman pada 14 Agustus itu, maka dari itu pihaknya memandang perlu untuk segera menentukan hari pelantikan, dan tentunya mekanisme yang ada harus benar-benar dipahami. Sedangkan untuk kapan kepastian pelantikan ini, Agus Salam belum bisa memastikan.

“Kita tinggal menunggu gubernur saja, sampai sekarang ini kita belum mendapatkan konfirmasi terkait kapan pelantikan itu. Bahkan bocorannya pun belum ada. Namun, sejauh ini kita belum mendapatkan instruksi, kalau sudah ada tentunya Banmus akan menggelar rapat, untuk penentuan hari pelantikan. Dan sampai sekarang belum ada Banmus rapat terkait pelantikan yang tertunda itu,” bebernya.

Terpisah komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel Divisi Hukum, Chandra Puspa menjelaskan untuk SK Mendagri terkait pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin terpilih, seharusnya ada tembusan ke pihak penyelenggara, dalam hal ini KPU Banyuasin. “Tetapi sampai sekarang kita belum mendapatkan surat tembusan itu,” tukasnya.

Teks       : Diding Karnadi
Editor     : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster