Aksi Penolakan HBA ,Dituding untuk Memecah Belah Masyarakat

 220 total views,  2 views today

Demo-empat-lawang-(2)

Warga Demo di Empat Lawang , Tolak Pelantikan Bupati .

PALEMBANG, KS-Aksi sekitar seribu masyarakat Empat Lawang yang menamakan dirinya Forum  Pejuang Masyarakakat Empat Lawang (FPMEL), di halaman Kantor Pemprov Sumsel yang meminta pelantikan H Budi Antoni Al Jufri (HB) sebagai Bupati Empat Lawang, Selasa (20/8) lalu disebut untu memecah belah masyarakat.

Tudingan ini disampaikan Ketua Forum Masyarakat Peduli Empat Lawang, Imas Ali Akbar, Rabu (21/8). Ia menyebut, HBA sudah sah sebagai calon bupati (cabup) terpilih, sesuai dengan Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) RI dengan Nomor: 71/PHP.D.XI/2013 tertanggal 31 Juni 2013.

“Tidak benar, jika dikatakan masyarakat Empat Lawang menolak pelantikan HBA sebagai  bupati. Penolakan itu, hanya dilakukan sekelompok orang saja, masyarakat Empat Lawang masih mensupport roda pembangunan di Empat Lawang,” kata Ali Akbar.

Apalagi sambungnya, Kabupaten Empat Lawang sudah melaksanakan dua kali proses pemilukada. “Mereka tidak berhak mengatasnamakan masyarakat Empat Lawang, karena mereka justru memancing gejolak dan memecah belah masyarakat Empat Lawang,” ungkapnya.

Sementara Kepala Desa (Kades) Baturaja Baru, Kabupaten Empat Lawang, Hendar YP  mengatakan hal yang sama. Pada dasarnya masyarakat sebutnya, sudah menerima apapun yang menjadi keputusan MK. Jika ada  yang menolak putusan MK itu dengan mengatasnamakan masyarakat Kabupaten Empat Lawang, itu jelasnya adalah oknum yang mengatasnamakan masyarakat. “Semua masyarakat Empat Lawang, senang dengan terpilihnya HBA sebagi Bupati Empat Lawang,” imbuhnya.

Ia pun membantah, jika ada keinginan masyarakat Empat Lawang untuk bergabung lagi dengan Kabupaten Lahat jika HBA tetap dilantik sebagai Bupati Empat Lawang.

Kades Kota Gading , Marsidi menambahkan,  tahapan pemilukada di Kabupaten  Empat Lawang sudah usai setelah ada putusan MK. “Yang kita sayangkan, ada oknum yang bermain untuk memecah belah masyarakat Empat Lawang.  Padahal masyarakat, sudah menerima putusan MK tersebut,” tukasnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster