Pakan Ternak Melambung

 269 total views,  2 views today

HL

Ilst. Penjual Pakan Ternak

PALEMBANG KS-Data perhitungan Gabungan Makanan Ternak (GPMT) Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2013, secara nasional produksi pakan ternak meningkat 10 persen dengan volumenya 13,8 juta ton.  Ini artinya produksi pakan ternak pun sebanyak 15,18 juta ton atau sebesar 82 persen dari kapasitas pabrik pakan yang mencapai  18,5 juta ton.

Wiryawan, Staf Kordinasi Pemasaran dan Bidang  Umum GPMT Sumsel   kepada Harian Umum Kabar Sumatera, Selasa (20/8)  menyampaikan, saat ini  GPMT  mencatat  setidaknya dua semester  2013 ini produsen pakan ternak telah menaikan  harga pakan ternak sebanyak tiga kali.

Untuk harga pakan ternak  jenis pur ayam broiler atau ayam potong  berada seharga Rp 6.300 per kilogram  atau naik dari sebelumnya Rp 5.500.  Sedangkan pakan ayam  petelur atau layer  seharga Rp 4.800 per kg atau naik dari sebelumnya Rp 4.200.  Dan, dedak harganya Rp 2000 hingga Rp 2500 per kilogram.

“Naiknya harga pakan  ternak ini yaitu sebesar Rp 800 hingga Rp 600,” cetusnya.

Katanya, harga pakan ternak terus mengalami kenaikan bahkan  diprediksi  terus naik sampai akhir 2013. Hal ini  lantaran harga beberapa komuditi seperti  jagung lokal  dan gabah juga terus terkerek  naik.

“Tahun lalu harga jagung menembus Rp 2.700 sampai Rp 2.800 per kg. Namun, saat panen raya  awal  Febuari 2013 tahun ini, harga jagung mencapai Rp 3.200 per kg. Bahkan saat ini,  harga jagung sudah  mencapai Rp 3.900 per kg. Ya, trend harga pakan ternak terus naik, namun kita tidak berani memperkirakan besarannya sebab tiap waktu harga bisa saja berubah,” jelasnya.

Zainal Abidin, empunya toko pakanan ternak “Simbur” di Jalan Parameswara menyampaikan, kenaikan harga pakan ternak ini memang acapkali terjadi. Celakanya sudah pun mahal,  terkadang barangnya pun tak ada.

Beber Zainal,   bahan baku utama dalam pakan ternak sejatinya mengandung  komposisi  dari total bahan baku pakan  yang mencapai  50 persen sampai  55 persen. Karenanya, kenaikan  harga pakan ternak juga sangat berdampak dari kenaikan kebutuhan dan besaran  hasil  panen penunjang komoditi tersebut.

TEKS: JEMMY SAPUTERA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster