Progres Venue ISG Belum Puaskan ISSF

 201 total views,  2 views today

venue

Seorang Pegawai sedang Merapikan Rumput disalah satu Venue yang Akan digunakan Untuk ISG | Bagus KS

PALEMBANG | KS-Islamic Solidarity Sports Federation (ISSF) mengaku kecewa karena progres venue panahan yang dinilai belum menunjukkan progres signifikan. Padahal Islamic Solidarity Games (ISG) III 2013 akan segera digelar pada 22 September mendatang.

Dalam rapat bersama panitia ISG lokal di Hotel Aryaduta, kemarin Senin (19/8), Chairman Supervision And Coordination Committee ISSF, Abby Mubiru, mengaku, kecewa dengan progres pembangunan venue panahan yang dinilai belum maksimal, bahkan dia menyebut telah menanyakan ke panitia bidang venue dan belum ada jawaban.

“Komplain kami tidak ada jawaban, kami perlu penjelasan dan keterangan kapan venue  rampung sepenuhnya, kita tidak bisa lanjutkan rapat jika venue saja belum rampung,” kata Abby.

Namun dirinya, tidak mau meragukan kerja panitia di sini,  dan tetap menghargai usaha mempercepat pembanguna venue panahan.

Sekjen ISSF, Faisal Abdallah AL Nassar menambahkan, setelah  meninjau langsung venue panahan dirinya langsung kaget dan langsung melakukan rapat, terungkap bahwa ada beberapa kendala dalam penyelesaian venue ini.

“Progresnya tidak begitu memuaskan, tapi akhirnya kita dapatkan jawaban, bahwa dua minggu ke depan venue diusahakan selesai pembangunannya,” kata Faisal.

Dengan janji selesai dua minggu, pihaknya mengatakan, tidak perlu lagi mencari alternatif venue panahan, dan tetap menunggu pengerjaan selesainya pembangunan venue panahan jakabaring. “Kita optimis saja semoga cepat selesai,” kata Faisal.

Deputi 1 Bidang Pertandingan ISG, Djoko Pramono, mengatakan, persiapan palembang-sumsel sejauh ini cukup bagus, dalam 20 hari pengerjaan dan persiapan sudah terlihat progres yang baik.

“Memang ada beberapa percepatan seperti venue  panahan, kita usahakan selesai sebelum ISG dimulai, ISSF menilai sudah bagus meski harus ada beberapa catatan yang harus diperbaiki,” kata Djoko.

Djoko juga mengatakan, hingga kemarin siang, jumlah negara peserta yang sudah konfirm online  berjumlah 31, ada 7 negara lagi yang konfirm secara offline atau hanya  lisan.

TEKS: SADAM MAULANA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster