Bawa Sabu, Kadus Pulau Geronggang Diciduk

 187 total views,  2 views today

Hl-jeruji---Oknum-kadus-saat-di-Mapolres-OI

Oknum Kades saat di Mapolrtes OI

KAYUAGUNG|KS- Oknum Kepala Dusun (Kadus),  7 Desa Pulau Geronggang, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering ilir (OKI), Ediyanto (43),  terpaksa harus berurusan dengan petugas Unit Narkoba Polres OI lantaran tertangkap tangan membawa sabu.

Dari tangan okunum tersebut, petugas menyita satu paket sabu. Bersama barang bukti, tersangka kini berada di Mapolres OKI untuk menjalani pemeriksaan.

Informasi yang dihimpun kabar sumatera, tersangka ditangkap pada hari Minggu (18/8) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Desa Arisan Buntal, Kecamatan Kayuagung OKI, saat mengendarai sepeda motor Mega Pro hitam  BG 5578 KA, bersama temannya Heriyadi (39), warga Dusun Pedamaran 6.

Saat melihat ada polisi, tersangka membuang sabu-sabu dari dalam kantong Plastik hitam tersebut ke pinggir jalan.

Kapolres OKI melalui Kasat Narkoba AKP Rudiansyah mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan informasi masyarakat yang masuk melalui SMS online.

” Saat kita hadang, tersangka buru-buru membuang narkoba tersebut ke pinggir jalan, aksinya itu diketahui anggota kita, dan keduanya langsung kita bawa ke polres untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini  tersangka sering bertransaksi narkoba di wilayah tanjung serang. “Atas informasi itulah kita lakukan penyelidikan, dan mendapati tersangka usai bertransaksi narkoba, sehingga kita langsung lakukan penangkapan dan mendapati satu paket sabu senilai Rp 500 ribu dan pirek,” ujarnya.

Saat ini, sambungnya, petugas masih melakukan pengejaran terhadap bandarnya. “Tersangka masih dalam pemeriksaan, selanjutnya masih kita kembangkan untuk menangkap bandarnya,” jelasnya.

Sementara itu, tersangka Ediyanto, saat diwawancarai mengaku niat awal mau datang ke Desa Tanjung Serang, hendak menyewa orgen tunggal untuk acara pesta pernikahan anaknya.

“Saat di Tanjung Serang ,ternyata OT sudah lebih dulu disewa orang lain, dan ada warga yang menawari sabu-sabu, kebetulan saya memang cari sabu untuk dipakai saat pesta pernikahan anak saya nanti, ternyata saat di jalan kami dihadang polisi,” terangnya.

Barang haram itu menurut tersangka dibeli seharga Rp 500 ribu.” Barang itu di pegang oleh Heriyadi, saat kami sedang dijalan mau pulang ternyata sudah dihadang polisi, memang selama ini saya sering pakai narkoba,” ujarnya.

Teks : Emil Hidayat.

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster