Antri SPBU, Jalinsum Macet Parah

 640 total views,  2 views today

Ratusan-kendaraan-terjebak-macet-di-ruas-Jalinsum-Desa-Lingga.-Akibat-adanya-antrian-panjang-di-SPBU-24-317-102-Tanjung-Enim..J

Ratusan Kendaraan terjebak Macet di ruas Jalinsum desa Lingga Akibat Banyaknya Warga yang Mengantri Di SPBU

MUARAENIM | KS-Ratusan kendaraan terjebak macet di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepanya di Desa Lingga Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim. Penyebab terjadinya kemacetan lantaran adanya antrian panjang kendaraan yang hendak melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) 24 317 102 Tanjung Enim, Senin (19/8).

Berdasarkan pantauan Kabar Sumatera, kemacetan sering terjadi sejak pukul 08.00 WIB-10.00 WIB, tampak ratusan kendaraan antri hendak mengisi BBM hingga memakan badan jalan yang padat arus lalulintas. Akibatnya, kemacetan hingga satu kilometer tidak terhindarkan lagi.

Salah seorang sopir angkot rute Tanjung Enim – Muara Enim Gandi (32), saat ditemui Kabar Sumatera mengatakan, kelangkaan BBM tidak hanya terjadi di SPBU 24 317 102 Tanjung Enim. Namun juga terjadi diberbagai SPBU lainnya yang ada di Kota Muara Enim, akibatnya antrian panjang BBM tidak terhindarkan lagi.

Kemacetan terjadi, menurut dia, dikarenakan banyaknya kendaraan bus besar milik perusahaan PTBA dan sub kontraktornya. Serta truk angkutan batubara yang ikut mengantri BBM di SPBU tersebut. Sehingga sebagian badan jalan termakan oleh kendaraan tersebut.

“Wajar saja terjadi kemacetan, lihatlah saja, banyak bus besar dan juga truk angkutan batubara yang ngantri BBM. Jadi kendaraan yang melintas harus bergantian,” tutur Gandi dengan nada sedikit kesal.

Kemacetan seperti ini, kata dia, sudah sering terjadi di SPBU 24 317 102 Tanjung Enim terutama saat pagi dan sore hari. Jika terus dibiarkan bisa membuat warga kesal, dirinya berharap pihak SPBU dapat memberikan solusi terbaik agar antrian BBM tidak membuat jalinsum macet.

“Kita berharap, ada solusi terbaiklah dari pengelola SPBU untuk mengatasi kemacetan yang terjadi hampir setiap hari ini. Supaya para pengguna jalan merasa nyaman dalam berkendara,” harap Gandi.

Senada dituturkan pengendara lain Waluyo (35), mengatakan sebenarnya kemacetan kendaraan tidak akan terjadi, jika bus besar milik PT BA dan subkontraktornya tidak melakukan pengisian BBM secara bersamaan yang membuat antrian panjang BBM.

“Pengelola SPBU harus memberikan solusi terbaik atas kemacetan yang sering terjadi akibat antrian kendaraan saat mengisi BBM. Kalau dibiarkan terus kayak ini, kita sebagai pengguna jalan merasa dizolimi,” pungkas Waluyo.

Teks : SISWANTO

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster