Remisi Untuk Para Napi

 318 total views,  2 views today

HAL-KORAN-2-OK-

Ilst Remisi | H Jerry

INDERALAYA|KS-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT), Republik Indonesia (RI), Ke 68, sejumlah warga binaan yang mendekam hampir  di seluruh Lembaga Pemasyarakatan (LP), mendapatkan remisi (pengurangan tahanan –red).

Pemberian remisi tersebut bervariasi, ada yang mendapatkan pengurangan masa tahanan hingga tiga bulan dan bahkan ada yang langsung bebas.

Di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI) H Mawardi Yahya bersama dengan pejabat pemkab, Sabtu (17/8)  menghadiri pemberian remisi kepad  narapidana dalam rangka HUT RI ke 68 tahun di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Tanjung Raja.

Dalam pemberian remisi itu, Pemkab OI juga memberikan uang pembinaan dari Bupati Ogan Ilir H Mawardi Yahya dan santunan dari Dinas Sosial Ogan Ilir.

Bupati OI, H. Mawardi Yahya mengatakan, HUT RI ke 68 tahun merupakan momentum yang sangat baik. Karena di HUT RI, para napi bisa mendapatkan remisi atau pengurangan hukuman. “Saya berharap dengan adanya pemberian remisi dapat meningkatkan kesadaran para napi sehingga dapat kembali membaur ke tengah masyarakat dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Kepala LP Kelas II A Tanjung Raja Riyanto menambahkan dalam HUT RI ke 68 tahun, pihaknya memberikan remisi kepada 406 napi dari 663 narapidana, termasuk  12 napi dinyatakan bebas

“Pemberian remisi ini semata-mata untuk memberikan motivasi kepada para napi agar nantinya dapat menunjukkan kelakuan baik ketika telah membaur ke tengah masyarakat,”ujarnya.

Dia menilai salah satu kriteria yang harus dipenuhi para napi untuk mendapatkan remisi maupun bebas yakni sudah masuk syarat administrasi dan berkelakuan baik selama menjalani proses hukuman.

Pemberian remisi ini, masih kata dia, berdasarkan SK Menteri Hukum dan HAM No Pas 245.PK.01.01.02. 2013 tentang pemberian remisi.

“Secara terperinci ada 164 napi mendapatkan remisi dua bulan, 99 napi mendapatkan remisi tiga bulan. Rata-rata napi yang menetap di LP ini tersandung kasus narkoba dengan kuantitas sekitar 228 narapidana, disusul kasus kriminal umum, pembunuhan 40 orang, asusila sekitar 30 orang,”terangnya.

Disamping mendapatkan remisi, lanjut dia, para napi yang bebas juga mendapatkan uang pembinaan dari Bupati Ogan Ilir H Mawardi Yahya dan santunan dari Dinas Sosial.

Sementara itu, di Kota pagaralam, sedikitnya 30 orang narapidana penghuni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kota Pagaralam  menerima remisi atau potongan masa tahanan. “Ada 30 napi yang dapat remisi di Rutan Pagaralam. Remisi dimaksud bervariasi, tetapi tidak ada yang dapat remisi bebas,” kata Kepala Rumah Tahanan Kota Pagaralam, Hidayat SH MH, Sabtu (17/8).

Menurutnya, seremonial pemberian remisi di  Pagaralam dilakukan seusai pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-68 RI yang dipimpin langsung oleh Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati Basjuni, dengan  dihadiri sejumlah anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah seluruh SKPD dan anggota DPRD kota Pagaralam.

“Jumlah remisi yang diterima masing-masing narapidana bervariasi atau disesuaikan dengan masa hukumanya. Narapidana yang mendapatkan remisi ini  adalah mereka yang sudah menjalani hukuman minimal selama 6 bulan, dan tentu saja selalu berkelakuan baik selama menjalani pidana,” kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Pagaralam,Hj Ida Fitriati Basjuni dalam kesempatan itu menegaskan, sebetulnya  pemberian remisi ini bisa dikatakan sebagai peluang atau memberikan kesempatan kepada para napi yang berkelakuan baik untuk mengubah kelakuannya.

Diharapkan agar ke depan para napi yang tengah menjalani masa tahanan ini dapat terdidik dalam mengarunggi kehidupan sehari-hari ataupun menjadi warga yang lebih baik lagi,” kata Ida singkat.

Pemberian remisi juga terpantau di LP Kabupaten Muaraenin, sebanyak 13 orang narapidana dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas II B Muaraenim mendapatkan remisi bebas pada perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68. Ke-13 napi tersebut semuanya laki-laki, mereka berhak mendapatkan remisi bebas karena telah memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah diatur. Selain remisi bebas, ada sebanyak 340 napi lainnya mendapatkan pengurangan masa tahanan.  

“Pada perayaan 17 Agustus kali ini, ada sebanyak 13 napi yang mendapatkan remisi bebas. Sedangkan napi yang mendapatkan pengurangan masa tahanan ada sebanyak 340 napi. Remisi ini diberikan sesuai dengan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 174 tahun 1999 tentang pemberian remisi,” tutur Kepala LP Klas II B Muaraenim Imam Purwanto Bi.Ip SH MH.

Sementara itu, Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar mengatakan, dirinya mengucapkan selamat kepada napi yang mendapatkan remisi bebas. Semoga dalam membaur kembali kepada keluarga dan masyarakat dilingkungan sekitarnya tidak lagi terjerumus kepada perbuatan-perbuatan buruk yang telah lalu. “Yakinlah, bahwa para mantan napi itu bukan sampah masyarakat. Mereka dapat berkarya dan memberikan manfaat yang banyak bagi masyarakat disekitarnya,” tuturnya.

Teks : SISWANTO/Antoni Stefen/Junaedi Abdillah

Editor : Sarono P Sasmito





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster