Polda Minta Bantuan Mabes Polri

 177 total views,  2 views today

polisi

Ilst Polisi

PALEMBANG, KS- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) akan meminta back up markas besar (mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), untuk pengamanan Islamic Solidarity Games (ISG) ke-III yang digelar di Palembang, 22 September-1 Oktober mendatang.

“Khusus pengamanan ISG nanti, akan ada bawah kendali operasi (BKO) dari Mabes Polri,” kata Kepala Polda Sumsel, Irjen Pol Saud Usman Nasution yang dibincangi di DPRD Sumsel, kemarin.

Ia menyebut, nantinya back up dari Mabes Polri itu di fokuskan pada bidang dan fungsi lainnya. Tujuannya, tidak hanya mengamankan tamu saja, tapi termasuk juga penginapan, tempat wisata yang akan dikunjungi dan saat pertandingan. “Kita berharap setiap pertandingan akan berjalan dengan lancar dan aman,” kata Saud.

Menurut Saud, potensi konflik pada pelaksanaan ISG bisa saja terjadi. Apalagi ajang ini melibatkan negara-negara arab yang sedang berkonflik. Karenanya ia berharap negara yang ikut dalam ISG tersebut, tidak membawa persoalan politik ke dalam ajang olahraga.

“Saya kira walau potensi konflik itu kecil, tetap harus diantisipasi. Itu tugas intel kita. Berapa jumlahnya, ya nanti mabes yang menentukan. Yang jelas sudah kita usulkan. Termasuk juga stand by personel dari Polda tetanga seperti Lampung, Bengku dan Jambi,” tukasnya.

Sementara itu Gubernur Sumsel, Alex Noerdin yang dibincangi usai resepsi kenegaraan dan silaturahmi dengan pasukan pengibar bendara (Paskibra), Legiun Veteran, dan warakawuri, Minggu (18/8) di Griya Agung menyebut, pesta olahraga negara-negara berpenduduk Islam di dunia itu, bakal diikuti 38 negara.

“Ada 3000 atlet, dan sekitar 1.500 official yang akan datang ke Palembang.  Mereka akan bertanding di 13 cabang olahraga, yang dipertandingkan di Jakabaring Sport City (JSC),” ungkap Alex.

Alex menyebut, penunjukan ISG tersebut adalah kehormatan sekaligus pertaruhan kehormatan bagi Sumsel dan Indonesia. Jika ajang itu, tidak digelar di Sumsel maka ISG akan dialihkan ke luar Indonesia. “Karenanya walau dengan waktu terbatas, ISG di Sumsel harus sukses. Ini akan banyak manfaatnya untuk Sumsel kedepannya,” tukasnya.

Teks    : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster