Waspadai Penyakit Pasca Lebaran

 234 total views,  2 views today

health

Ilst. Kesehatan

PALEMBANG, KS-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang menghimbau masyarakat, untuk  mewaspadai potensi penyakit paska lebaran seperti diare, diabetes serta hipertensi.

Biasanya menurut Kepala Dinkes Kota Palembang, Anton Suwindro, penderita penyakit tersebut bisa meningkat dua kali lipat paska lebaran. “Diare dan semua jenis penyakit yang berhubungan dengan perut, sangat berpotensi terjadi paska lebaran ini, karena adanya perubahan pola makan,”kata Anton yang dibincangi, Kamis (15/8) di ruang kerjanya.

Anton menjelaskan, perubahan pola makan yang terjadi saat ramadhan dan setelah Idul Fitri berpotensi menimbulkan berbagai jenis panyakit yang berhubungan dengan perut. Misalnya diare dan sakit perut, selain itu dengan tingginya pola makanan manis seperti kue dan minuman soda yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan gula darah meningkat.

Sehingga hal itu jelasnya, dapat berpotensi menimbulkan diabetes dan hipertensi. Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih waspada. “Sebaiknya menyesuaikan pola makan secara perlahan-lahan, karena apabila itu dilakukan, sangat berpotensi menimbulkan sakit perut seperti diare, dan diabetes,”terangnya.

Menurut Anton, Dinkes sendiri sebenarnya telah menyampaikan penyuluhan tentang kemungkinan berbagai jenis penyakit paska lebaran itu melalui petugas medis di masing-masing puskesmas yang ada di kota Palembang. “Hanya saja kami perlu mengingatkan kembali pada masyarakat agar diperhatikan dan tidak banyak masyarakat yang terserang jenis penyakit itu,”imbuhnya

Anton menerangkan, berdasarkan informasi yang disampaikan petugas medis di 33 puskesmas yang ada di Kota Palembang, sejak lebaran memang banyak masyarakat yang mengeluhkan menderita sakit perut. Tapi, tingkat penyakit yang diderita warga tidak terlalu parah.

Peningkatan jumlah pasien juga sambungnya, tidak begitu signifikan sekitar satu persen dengan rata-rata pengunjung di setiap puskesmasnya 50 orang perhari. “Peristiwa semacam ini kan sudah biasa terjadi setiap tahun. Rasanya tidak salah, jika kami terus mengingatkan, minimal bisa menekan banyaknya warga yang terserang penyakit ini,”tukasnya .

Teks    : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster