Selektif Pertahankan Pemain Asing

 211 total views,  2 views today

Herman-Dzumafo

Herman-Dzumafo

PALEMBANG | KS-Menuruti peraturan PT Liga Indonesia yang akan menetapkan kuota pemain asing hanya berjumlah tiga di musim depan, Manajemen Sriwijaya FC (SFC) menyatakan bakal selektif dalam memilih sosok yang dipertahankan.

Juara kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 yang kini memiliki lima pemain asing, Herman Dzumafo Epandi, Boakay Eddie Foday, Erick Weeks Lewis, Lee Dong-Won dan Diogo Rangel Santos (tengah dipinjam Gresik United) tidak akan gegabah dalam memutuskan siapa yang akan didepak.

“Saat ini kita punya empat pemain asing yang punya peran penting di dalam tim. Baik itu Lee, Foday, Erick maupun Dzumafo sama-sama menunjukkan jatidiri jika dapat diandalkan. Begitupun dengan Diogo yang mengalami perkembangan pesat bersama Gresik dan tidak menutup kemungkinan akan kita pulangkan. Ini yang membuat kita tidak akan gegabah dalam mencoret pemain asing,” ungkap Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainuddin.
Untuk menentukan pilihan, Hendri mengatakan timnya bakal memaksimalkan empat laga tersisa sebagai acuan. Menggabungkan evaluasi kontribusi selama berseragam Laskar Wong Kito, jajaran pelatih dan manajemen akan berdiskusi siapa yang paling layak dipertahankan.
“Tentunya tak melulu soal skill dan kualitas yang menjadi prioritas, namun lebih kepada strategi pelatih kedepannya. Siapa yang masuk rencana masa depan klub dan merupakan sosok tepat pelatih meracik strategi, maka dia lah yang akan kita pertahankan,” kata pria berkaca mata ini.

Meski bakal mempertimbangkan pemain yang ada untuk dipertahankan, namun Hendri tidak menampik jika tiga pemain asing yang bakal memperkuat SFC merupakan muka baru semua. Atau bahkan sama sekali belum pernah memperkuat tim yang beredar di kompetisi ISL.

Seperti pemain yang tampil gemilang bersama tim-tim peserta kompetisi Indonesia Premier League (IPL) maupun pemain asing yang memang masih terdengar asing ditelinga pecinta sepakbola Indonesia seperti Thai Premier League ataupun liga-liga lainnya yang punya pemain asing berkelas.

Menurut Hendri, dengan kemampuan sang pemain yang belum termonitor menjadikan kekuatan SFC sulit ditebak. Kendati untuk opsi yang satu ini tetap rentan menimbulkan masalah karena belum tentu pemain yang diinginkan sesuai harapan.

“Semuanya masih bisa terjadi. Namun untuk saat ini kita tetap memantau perkembangan pemain yang ada saja dulu. Soal dipertahankan atau tidak tergantung dengan performa yang mereka tunjukkan,” jelasnya.

Sedikit memberi bocoran sektor mana saja yang membutuhkan sokongan pemain asing, Manajer SFC, Robert Heri mengungkapkan jika timnya ingin semua sektor diisi pemain asing. Mulai dari belakang, tengah hingga depan.
“Kecuali posisi penjaga gawang yang kita anggap aman, semua posisi akan kita isi masing-masing satu pemain asing. Ini yang tengah kita fikirkan sekarang. Untuk kedepan masih mungkin berubah,” ungkapnya.

Menganalisa perkataan Robert, bisa jadi jika SFC mempertahankan pemain asing yang ada, sosok Lee Dong-Won yang paling aman saat ini. Paling tidak, di sektor belakang dia tidak memiliki pesaing. Terlebih performanya terbilang memukau.

Tidak seperti ditengah dimana SFC dituntut memilih salah satu pemain asing antara Foday dan Weeks yang sama-sama tampik bagus. Demikian juga Dzumafo sebagai ujung tombak. Dengan kemampuan Foday yang dapat menjadi penyerang utama, bukan tak mungkin malah Dzumafo yang terdepak menimbang penampilannya yang belum terlalu nyetel dengan skema yang diterapkan pelatih Kas Hartadi.

“Semua masih mungkin terjadi. Namun tetap kita tidak akan memutuskannya begitu saja. Banyak pertimbangan yang wajib kita fikirkan sebelum akhirnya keputusan tepat diambil,” tegas Robert.
TEKS: SADAM MAULANA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster