Satu Lagi, Bandit Pali Di Dor Polisi

 157 total views,  2 views today

Tersangka-Doni-setelah-ditangkap-polisi

Tersangka Doni setelah ditangkap polisi | Indra KS

PALI | KS-Kawanan bandit yang meresahkan masyarakat PALI, satu persatu diringkus polisi dari Polsek Talang Ubi. Setelah sebelumnya tiga bandit dilumpuhkan, kini satu lagi ditangkap. Bahkan kakinya terpaksa ditembak setelah mencoba melawan polisi yang menangkap.

Doni bin Buhardi, (25), warga Desa Rejosari Kec Sungai Keruh, Muba harus dilumpuhkan polisi dengan timah panas, setelah mencoba melawan polisi yang hendak menangkapnya di Desa Sungai Baung Kec Talang Ubi Kab PALI, Selasa malam (14/8).

Doni selama ini dikenal sebagai pelaku penodongan kendaraan bermotor didaerah Sungai Baung Kec Talang Ubi.

Kapolres Muara Enim melalui Kapolsek Talang Ubi AKP Zai’an ZL, Doni pernah dihukum penjara selama empat tahun atas kasus yang sama. “Dia memang pemain lama, dan sudah kita incar,” ujar Zai’an.

Tertangkapnya Doni, bermula dari laporan Dedi bin H Keman, (22), yang kehilangan sepeda motor merk Suzuki Satria FU warna putih. Dedi kehilangan sepeda motor saat menonton orgen tunggal di Talang Tumbur Kel Talang Ubi Barat Kec Talang Ubi, selasa (14/8) malam pukul 20.00 Wib. Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung melakukan pengejaran.

“Anggota kita dapat informasi mereka lari ke arah Benakat Minyak, makanya kita kejar kesana,” tambah Zai’an.

Komplotan ini termasuk licik, dikejar di Benakat mereka justru menuju Sungai Baung. Polisi tak mau kehilangan jejak langsung memburunya. Benar saja, ditengah jalan polisi berpapasan dengan Doni Cs. Polisi pun melakukan penyergapan. Melihat keberadaan polisi pelaku langsung tancap gas. Malang nasib Doni, ia berhasil dicokok petugas.

Dasar penjahat kambuhan, meski sudah dikepung, ia tetap berusaha melawan petugas menggunakan sebilah parang. Dan dengan terpaksa tiga timah panas disarangkan dikakinya, sehingga ia tak berdaya.

“Mereka berempat, selain Doni ada UM, AY dan YU. Sekarang anggota kita sedang memburu mereka. Cepat atau lambat mereka pasti kita tangkap,” tegas Zai’an.

Doni mengaku, ia sudah sering melakukan penodongan kendaraan bermotor di  seputar Talang Ubi. Namun malam itu ia bukannya menodong tapi mencuri.

Zai’an juga mengungkapkan dengan adanya dua penangkapan ini, pihaknya berhasil mengamankan dua titik rawan aksi penodongan di wilayah Talang Ubi.

“Untuk wilayah Talang Akar pelakunya sudah kita amankan lebih dahulu, bahkan salah satunya tewas. Tadi malam kita amankan pelaku curas untuk wilayah Sungai Baung. Insya Allah kedepannya dua daerah itu aman. Tinggal lagi kita memburu pelaku penodongan di daerah Talang Bulang,” tegas Zai’an.

Masih menurut Zai’an, diwilayah Talang Ubi, ketiga daerah itulah yang paling rawan terjadi penodonga. Ia optimis daerah Talang Bulang juga tidak lama lagi akan berhasil diamankan pihaknya.

“Kita sudah koordinasi dengan masyarakat juga kades dari enam desa disitu. Nanti akan ada beberapa tindakan kita lakukan. Salah satunya kita akan rutin melakukan razia. Untuk mempersempit ruang gerak penjahat,” ungkap dia.

Selain melakukan razia, pihak kepolisian juga telah melakukan pendekatan dengan masyarakat agar mendukung langkah pencegahan yang diprogramkan polsek.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, di wilayah Pali dalam waktu satu minggu sebelum dan sesudah lebaran telah terjadi aksi penodongan dan pencurian sepeda motor sebanyak 20 unit yang tersebar di lima kecamatan

Namun, kejadian ini memicu aparat kepolisian untuk bergerak cepat. Salah satunya dengan melakukan penangkapan ini.

Teks/Foto : Indra Setia Haris

Editor : Junaidi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster