Pengerajin Perahu Hias Mulai Kebanjiran Pesanan

 370 total views,  2 views today

perahu-hias

Ilst Perahu Hias

PALEMBANG, KS-Seperti menjadi tradisi, setiap peringatan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Republika Indonesia (RI), di Kota Palembang selalu di meriahkan dengan perahu hias.

Tahun ini, tradisi itu akan kembali digelar. Ini menjadi berkah bagi pengerajin perahu hias, yang umumnya tinggal di pinggiran bantaran Sungai Musi. Karena dipastikan mereka bakal kebanjiran pesanan.

Taufik, salah satu pengerajin perahu hias di Palembang tidak memungkiri itu. Menurut warga Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Lorong Khotib, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II ini, setiap menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI, ia kebanjiran pesanan.

Biasanya kata Taufik, perahu hias itu dipesan oleh instansi pemerintah dan swasta yang akan mengikuti Festival Perahu Hias yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Palembang. “Saya sejak sebulan lalu, sudah bersiap menghadapi banyaknya pesanan,” kata Taufik yang dibincangi, Kamis (15/8).

Berbagai persiapan yang telah dilakuannya kata Taufik, seperti menambah bahan baku dan tenaga kerja “Pada saat-saat tertentu, saya terkadang meminta beberapa tetangga untuk membantu pekerjaan di sini. Biasanya, menjelang 17 Agustus pesanan datang dari dinas-dinas, BUMD dan kecamatan, lebih ramai dari permintaan saat HUT Palembang,”ucapnya.

“Kita siapkan pengrajin sekitar 10 orang untuk merancang berbagai ornament, ada yang berbentuk rumah limas, bangunan, binatang, peralatan tempur dan lain-lain,”sambungnya.

Ditanya mengenai harga Taufik menyebutkan, bervariasi, tergantung dari bentuk dan ukuran perahu biasanya perahu ketek yang ingin disewa. “Kalau yang kita tahu, pada HUT RI, lomba perahu hias dibagi jadi perlombaan antar kecamatan dan perlombaan antar dinas. Satu set perahu yang kita tawarkan untuk dinas Rp10 juta sampai Rp25 juta, untuk pengerjaannya memakan waktu sekitar  empat hari,”ungkapnya.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Objek dan Daya Tarik Wisata Disbudpar Kota Palembang, RM Husin Saledjon mengatakan, tahun ini Disbudpar kembali menggelar Festival Perahu Hias. Mereka menargetkan jumlah peserta, lebih banyak dari tahun sebelumnya.

“Untuk lomba bidar tradisional, pesertanya kita targetkan 10 sampai 20 tim, yang satu tim terdiri 55 pedayung. Sedangkan untuk peserta perahu hias, kita targetkan sebanyak  30 peserta,”ungkapnya.

Menurutnya, lomba itu nantinya akan mengambil start di Pelabuhan 35 Ilir dan fisnish di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang.  “Jarak tempuhnya sekitar  1,2 mil,”ungkapnya.

Untuk pesertanya sendiri dia menambahkan, bidar tradisional ini juga ditargetkan mengandeng peserta dari provinsi luar. “Kalau tahun sebelumnya tidak hanya dari Sumsel, juga diikuti peserta dari Babel, Jambi dan Lampung,”tukasnyanya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster