Bongkar Praktik Mafia Gas

 177 total views,  2 views today

migasPALEMBANG | KS-Ditangkapnya Ketua Satuan Kerja Khusus (SKK) Minyak dan Gas (Migas), Rudi Rubiandini oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena diduga menerima suap oleh perusahaan migas, 14 Agustus lalu menguak adanya mafia migas di Indonesia.

Kejadian itu menurut Aliansi Mahasiswa Peduli Energi untuk Rakyat (AMPERA), sangat memalukan Indonesia di mata dunia internasional. “AMPERA, akan mengajak masyarakat untuk mengawasi kasus ini sehingga menjadi titik awal untuk membongkar praktik mafia migas di Indonesia,” kata Presiden AMPERA, M Ridho Fahlevi kepada wartawan di RM Aba Hadi, Palembang, Kamis (15/8).

Ia menyebut, KPK harus membongkar habis praktik mafia gas tersebut. Karena itu, sangat penting demi kedaulatan energi. Ia menyebut, selama ini pengelolaan migas di Indonesia cenderung tak transparan. Sehingga sangat rentan terjadi praktik kolusi dan korupsi.

Hal senada disampaikan aktivis AMPERA, Fajri. Menurutnya,  diamankannya Ketua SKK Migas, Rudi Rubiandini oleh KPK itu menjadi pintu masuk untuk memperjuangkan kedaulatan energi di Indonesia.

“Selama ini pengelolaan migas di Indonesia, banyak dikelola oleh asing tanpa banyak manfaatnya untuk masyarakat Indonesia. Saat inilah, saat yang tepat agar bangsa ini berdaulat, dalam pengelolaan migas,” tukasnya.

Teks    : Aminuddin

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster