Dinsos Bentuk Tim Terpadu Atasi Anjal, Gepeng dan Pengemis

 295 total views,  2 views today

pengemis

Ilst. Pengemis di Sekitar Komplek Masjid Agung Palembang | Foto : Bagus KS

PALEMBANG, KS-Untuk mengurangi banyaknya pengemis, gepeng dan anak jalanan (anjal) yang datang ke Kota Palembang paska Idul Fitri 1434 Hijiriyah, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang akan membentuk tim terpadu.

Tim ini menurut Kepala Dinsos Kota Palembang, H Faizal AR, beranggotakan 22 orang yang berasal dari Dinsos, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), TNI dan Polri. Tim terpadu ini, akan bekerja setiap hari mulai pukul 08.00 WIB-22.00 WIB.

“Tim ini melakukan penyisiran di sepanjang jalan, yang lebih di utamakan di jalan-jalan protokol. Untuk memaksimalkantim ini bekerja, kami akan melakukan penambahan anggota,”kata Faizal AR ketika dibincangi di ruang kerjanya, kemarin.

Ia menyebut, selain pengemis, gepeng dan anjal, Dinsos juga akan melakukan penertiban terhadap anak funk yang mulai marak berkeliaran di jalan-jalan di kota empek-empek ini.

“Mereka ini, ketika terjaring petugas di lapangan akan diberikan pembinaan. Misalnya yang jompo, akan kita serahkan ke tempat pembinaan di panti jompo,”terangnya.

Menurut Faizal, saat ini di metropolis ada sekitar 5 tempat pembinaan panti jompo. Sekarang, Dinsos tengah melakukan penataan kembali. “Selain itu, ada juga tempat pembinaan anak-anak. Yang terbagi menjadi dua tempat, yakni untuk anak laki-laki dan untuk anak perempuan, dan khusus untuk tuna netra,”bebernya.

Faizal merinci, saat ini di PGOT ada sekitar 66 orang dibina. Ada anak yang terlantar, anjal dan lain sebagainya. Faizal menghimbau, bagi warga yang menemukan anjal, pengemis, anak funk silahkan untuk melapor ke Dinsos. “Silahkan mendatangi di bagian Layanan dan Rehabilitasi Sosial. Silahkan untuk dilaporkan,”tukasnya.

Teks : Alam Trie Marsata

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster